The Heirs: Coming out of the Closet at last (6)

Hosh hosh… I never knew that recapping can be a huge commitment and this series had me respect my sunbaes in kdrama recap even more: dramabeans, koala’s playground, you guys are the rockstar in my kdrama heart!!

4_1Here we are on the 6th installment of The Heirs recap series; a story of an illegitimate son of the biggest business group in South Korea who was abandoned in the U.S. He vowed to lay low and enjoy the large life that served on his plate, until he accidentally met a Korean girl who is looking for her sister. The encounter was so cute and intriguing, it leaves a deep impression that had him wondering whatever he missed out all this time and decide to rebel by going back home despite of his family opposition.

Once he’s home, he found out that things may not be according to his plan or wish. Because although he manages to find the girl that he has a crush on in a fairly near place – in his own home – she also happens to be the daughter of a mute housekeeper of that mansion; and THAT in kdramaland is a big no no. To make matter worse, big daddy decide to show him even further why they should not be together by enrolling the poor girl into the school for 1% Korean where the sons and daughters of the wealthiest family are enrolled and where poverty is an unforgivable sin. Her days are full of tension and fear of being caught as a daughter’s maid especially when the boy gave her a credentials as a new money. And the fact that the second baddest boy in the school has a special interest in her does not make her life easier, especially when that boy is an-exbestfriend-turn-to-nemesis to the other boy: our hero that said to be the baddest of them all and now chasing her all around, making it to be an unbearable love triangle to our heroine.

But what his dad never considers is that he never really know his son… in particular this son. So every strategy that the dad put front has always backfires. Now, instead of moving away from the poor girl, he loves her even more; and instead of making the girl quivers by the intimidating world, she loves him back and made them an official couple. Now, let’s see what will be bad daddy next move as he had it with the youngster that can not be tamed and start to unleashed the rage to the world and as Young Do said, this is the chapter where you can not watch it without shedding any tears. The ultimate rage of the chaebol Dad!

Episode 16 – 18: Me and You vs The World of the Riches

Kita kembali di ruang kerja Ayah Kim yang menjelaskan kedua pilihan yang akan dihadiahkan pada Eun Sang, namun kali ini kita tahu pilihan Eun Sang. Ia diberi waktu 15 hari untuk bersama Kim Tan, setelah itu dia harus pergi kemana pun yang diinginkan sang raja Ayah.

Ep16_1

Dan tak lama kemudian… Mama Eun Sang yang sedang belanja di supermarket mendapatkan berita bahwa semua hutang-hutangnya telah terbayarkan. Wah! Ayah gerak cepat… Perkiraan mama Eun Sang yang pertama adalah majikannya telah membayarkan pesangon, tapi ketika ia mengkonfirmasi hal itu ke mama Kim Tan, yang bersangkutan malah ketakutan dan bertingkah layaknya wanita yang diselingkuhin pacarnya. Melihat hal itu, mama Eun Sang menyimpulkan bahwa mama Kim Tan tidak tahu apa-apa, maka ia beralih ka putrinya. Eun Sang pun menceritakan sesuatu pada sang Mama tapi kita tidak tahu apa.

Kim Tan terperangah melihat Eun Sang di depan kamarnya, memasang muka paling ceria yang ia pernah lihat. Eun Sang berbohong dengan mengatakan ia menyelinap ketika para penjaga meninggalkan posnya untuk berhasil mendatangi kamar itu. Kim Tan langsung merangkul Eun Sang, masih tidak percaya bahwa akhirnya ia bisa menyentuh Eun Sang. Ketika Eun Sang meminta maaf karena merasa bersalah telah membuatnya dikurung, Kim Tan meyakinkannya bahwa semua itu bukanlah salahnya, ia dikurung karena ia kembali dan memilih untuk dikurung ‘bersama’ Eun Sang. Bahkan pada saat terpuruk seperti itu, ia masih meminta Eun Sang untuk memercayai segala pilihannya. Dengan sedih Eun Sang mengiyakan lalu memeluknya Kim Tan lagi, mungkin supaya Kim Tan tidak melihat wajah Eun Sang yang kebangetan sedih, lebih dari yang seharusnya. Mungkin rasa bersalah itu bukan untuk keadaan Kim Tan, tapi untuk keadaan di masa datang ketika ia harus pergi menuruti keinginan bukan ayah mertuanya.

Ep16_2

Kim Won duduk minum bersama Sekertaris Yoon menceritakan keinginan Kim Tan supaya Kim Won merebut semua sahamnya. Sekertaris Yoon, netral seperti biasanya, memberikan dukungan terhadap hal itu yang malah membuat Kim Won ngga enak hati. Ia menanyakan pada mantan bosnya itu, apakah ia pernah mencoba untuk mengerti Kim Tan. Berkaca pada peperangan yang terjadi di generasi di atasnya, Kim Won tidak pernah mencoba untuk mengerti Kim Tan bila pada akhirnya mereka akan berakhir saling garuk seperti orang tua mereka. Tapi menurut sekertaris Yoon, justru itulah yang diinginkan oleh ayah mereka, bahwa mereka tidak saling mengenal dan membagi kekuasaan sama rata; tapi bahkan Kim Won merasa hal itu tidak adil ketika hanya salah satu dari mereka punya kemampuan dan keahlian.

Ep16_3

Kim Tan cuma bisa nongkrongin layar cctv di kamarnya, tapi untungnya Eun Sang keluar tepat waktu dan untuk memberi semangat pacarnya, ia dengan berani berdiri di depan kamera dan menuliskan sesuatu kemudian menunjukkannya ke kamera untuk dilihat Kim Tan. Eee!! Kim Tan ga curiga, Eun Sang seberani itu… masa iya ga ada penjaga yang ngelihat itu? Setelah memunggungi kamera, barulah wajah berani Eun Sang memudar.

Ep16_4

Sampai di sekolah, wartawan sudah beterbangan mencoba mencari scoop dari murid-murid SMA Jeguk. Ketika salah satunya menghampiri Eun Sang untuk menanyakan keberadaan Kim Tan, Eun Sang gelagapan tidak tahu harus menjawab apa, untungnya Young Do dan Myung Soo datang menyelamatkannya. Dengan kocak mereka menjawab sinis para wartawan itu dan mengaku bahwa mereka adalah anak ketiga Grup Jeguk dan putri bungsu mereka. Hahaha… suka banget sama loyalitas mereka.

Ep16_5

Tingkat bullying terhadap Eun Sang pun meningkat seiring absennya pelindung terbesarnya, lokernya di coret-coret dan dilempari susu kedelai sampai seragam olahraganya basah semua. Kesal melihat hal itu, Young Do menelpon toko dan memesan berkotak-kotak susu kedelai dengan merk yang sama. Sekaligus sebagai ajang ppl (product placement) yang kentara banget, Young Do berniat melempari semua semua loker dengan susu yang sama karena mencurigai bahwa salah satu pemilik loker itulah pelakunya. Karena kini Eun Sang dan Young Do sudah bisa ngobrol layaknya teman – yang menurut gue, cute banget – Eun Sang berhasil menghalangi si bayi besar itu dan malah berakhir harus ‘meminum’ semua susu itu sendirian.

Maka ia pun memutuskan untuk membagikannya pada anak-anak termasuk Chan Young dan Bo Na. Selain itu ia pun memberikan foto kecil Chan Young sesuai janjinya pada Bo Na; diakhiri dengan pelukan akrab untuk mereka. Aaaww.. Eun Sang, lo lagi mengucapkan selamat tinggal ya?! Sahabat-sahabatnya bertatap muka kebingungan.

Ep16_6

Sekertaris Yoon datang untuk sesi homeschooling tapi hal pertama yang ia lakukan adalah memberi tahu Kim Tan tentang rencana Eun Sang untuk sekolah di luar negeri. Hal ini membuat Kim Tan ngamuk, ia langsung ganti seragam sekolah, dengan kasar mengambil kembali handphone nya, menelpon ibu kepala sekolah untuk meminta jemput ditutup dengan sedikit ancaman pada sang Ayah. Karena ayahnya sudah menjadikannya salah satu pemegang saham terbesar yang berarti ‘pedang, maka bila ia mencoba untuk menyentuh Eun Sang lagi, Kim Tan akan membabi buta menggunakan pedang tersebut. Hah! Senjata makan tuan.

Ep16_7

Seperti biasa, semua hanyalah bisnis untuk ibu kepala sekolah, setelah memastikan bahwa Kim Tan harus membayar atas semua bantuannya hari ini; ia menyuruh Kim Tan untuk bersikap ramah di depan para wartawan. Sebelum menyetujuinya, Kim Tan dengan mantap menohoknya dengan mengatakan bahwa ibu kepala sekolah sekarang pasti sedang menyesali semua perlakukannya pada Kim Tan dan ibunya selama ini. Sampai di sekolah, mereka terlihat sebagai ibu dan anak yang ramah, bahkan sampai Chan Young pun tertipu… tapi Chan Young bukan dari kalangan itu, beda dengan ketiga temannya yang langsung tahu bahwa semua itu adalah sandiwara.

Ep16_8

Myung Soo: Ini adalah suatu pernyataan bahwa walaupun Kim Tan adalah anak yang tidak sah, tapi jangan macam-macam padanya.

Hal pertama yang Kim Tan lakukan adalah mencari Eun Sang, memasukkan buku ke dalam tasnya lalu menggeret Eun Sang keluar dari kelas ke studio Myung Soo. Sesampainya disana, ia membongkar isi tas Eun Sang lalu menggeledahnya. Auugh!! Menyebalkan banget… Eun Sang cuma bisa berteriak tanpa ada hasil, sampai akhirnya Kim Tan menemukan sebuah tiket atas namanya menuju Buenos Aires. Meledaklah lagi anak itu, menyalahkan Eun Sang yang tidak menceritakan hal itu padanya, menebak dengan tepat kapan Eun Sang menerima tiket itu dan tersinggung ketika teringat Eun Sang senyum-senyum ga jelas.

Ep16_9

Eun Sang: Trus gue harus gimana? Gue takut… gue ga akan bisa ketemu lo lagi.

Kim Tan: Makanya lo ngomong dong sama gue!! Biar gue yang ngadepin Bapak gue. Kan gue dah bilang, gue kehilangan semuanya selain lo. Jangan sampai lo melakukan hal yang sama ke gue!! Tolong lah, jangan terluka ketika gue ngga ada; bisa gila gue kalau lo begitu.

Ep16_10

Eun Sang berjanji untuk melakukannya, Kim Tan melunak dan meminta maaf. Okay that’s better. Tapi kemudian Young Do datang dan dengan semena-mena Kim Tan melempar memberikan Eun Sang pada Young Do untuk dijaga seolah-olah Eun Sang adalah sebuah benda yang tidak bisa menjaga dirinya sendiri. Stop being such an ass to your Girlfriend!! Young Do masih mencoba bermain dengan pura-pura tidak bersedia, tapi hal itu adalah hal terakhir yang ada di pikiran Kim Tan, maka untuk pertama kalinya ia tidak terprovokasi dan meninggalkan mereka, percaya bahwa Young Do masih sahabatnya yang dulu yang akan selalu mendukungnya. Ditinggal berdua, Young Do menanyakan alasan Eun Sang menangis, tapi si cewek tidak menjawab (seperti biasa). Yound Do akhirnya menagih utang ke Eun Sang (karena pernah mengantar Eun Sang pulang ketika Kim Tan pertama kali ditangkap ayahnya). Eun Sang berjanji untuk mentraktir mie sepulang sekolah. Uh oh! Salah satu sesi perpisahan?

Keluarga Kim berkumpul untuk salah satu ‘pertunjukan’ di dunia bisnis, bertingkah seolah-olah keluarga yang paling harmonis di seluruh Korea di depan puluhan reporter. Tapi di dalam mereka makan dalam keheningan, bahkan Kim Won meminta bahwa lain kali mereka melakukan sandiwara mereka dalam bentuk menonton suatu pertunjukan, supaya tidak perlu basa-basi dengan keluarga sendiri. Tensi makan malam semakin meningkat ketika sang Ayah mengumumkan adanya rapat pemegang saham dalam 2 minggu, agendanya: apakah CEO Kim Won dipecat atau tidak. Ouch!! Ga ada lagi yang bisa bikin dia jadi ayah yang lebih buruk.

Ep16_11

Di depan adiknya, Kim Won dipermalukan sang ayah dengan mengatakan bahwa selama ini ia hanya melakukan uji coba dengan membuat Kim Won menjadi CEO. Bahwa bila anak pertamanya itu tidak kompeten maka ia tidak akan segan-segan menggantinya dengan anak lain yang lebih baik. Ia berniat memecat anaknya sendiri dan menaikkan sekertaris Yoon (yang secara kebetulan ditawari menjadi wakil presiden oleh Kim Won). Tidak mau membahas lebih lanjut, ayah dan ibu tirinya meninggalkan meja makan. Ketika Kim Tan berniat untuk pergi, Kim Won menahannya. Tapi kali ini Kim Tan tidak menurutinya, memuaskan sekali ketika Kim Tan bisa mengembalikan semua perlakuan dingin yang selama ini ia dapatkan dari sang kakak.

Ep16_12

Ngapain Hyung sama ngomong aku? bukannya Hyung ga ada waktu untuk ini, masih banyak orang yang harus Hyung temui. Datangi aku paling akhir saja.. bersikaplah seperti biasa; untuk Hyung, aku selalu yang paling akhir?

Burn!!! gak simpati sih gue sama Won. Kalau dari awal dia tidak terfokus dengan peperangan dan lebih memilih untuk menjadikan adiknya aliansi, sekarang dia tidak akan seperti ini. Kim Won pun langsung menghubungi sekertaris Yoon untuk bertemu.

Kim Won mencak-mencak ke sekertaris Yoon, merasa dibohongi dan ditusuk dari belakang. Merasa dipermalukan karena tawarannya sebagai wakil presiden pasti terasa kecil dibandingkan tawaran ayahnya untuk menjadi presiden. Tanpa disangkan sekertaris Yoon mengatakan bahwa tawaran Kim Won tidak ia anggap kecil dan ia sebenarnya mendukung Won untuk menang dari ayahnya dan menjadi presiden yang sebenarnya. Ketika saat itu tiba, maka ia akan bekerja sebagai wakilnya. Aaaww!!! Muka Won ketika mendengar itu… dia terharu banget. Sekarang dia tinggal berbaikan aja sama adiknya… jangan melakukan kesalahan yang sama terhadap sekertaris Yoon. Oh tunggu! Udah ding…

Ep16_13

Kim Tan ke studio Myung Soo yang kosong untuk menjemput sang pacar dan langsung menelpon Eun Sang… kali ini yang mengangkat Young Do! Hah! pasti dia sudah nunggu-nunggu seharian untuk melakukan itu. Mereka ternyata ada di warung ddeokbokki, warung dimana Young Do kehilangan kesempatan terakhir untuk makan sama ibunya. Eun Sang bertanya-tanya kenapa rencana makan mie mereka berbelok menjadi makan ddeokbokki; seperti biasa karena Young Do mau memastikan dia dapat kesempatan lain untuk makan mie sama Eun Sang (cue OST nya Young Do… nagih bener nih lagunya). Young Do meminta Eun Sang untuk menuliskan janjinya di wall of shame disamping mereka duduk.

Ep16_14

Melihat betapa mudahnya Eun Sang menuruti permintaan Young Do, ia menebak bahwa ada sesuatu yang terjadi pada Eun Sang. Ia meminta Eun Sang untuk menghapalkan nomor telponnya dan Kim Tan, just in case. Karena Young Do tidak juga makan ddeokbokki (gue rasa dia udah ga makan ddeokbokki 3 tahun dah!), Eun Sang pun pamit pergi… just like her character would be. Merenung sendirian di meja yang sama, tiba-tiba Kim Tan… layaknya seorang cinta pertama menemukannya disitu.

Suka banget lihat interaksi mereka ketika mereka ga berusaha rebutan cewek atau saling mengancam. Kim Tan mengucapkan terimakasih telah membantunya kabur tempo hari dan mengajaknya pergi dari tempat itu. Ketika Young Do berusaha membuatnya pergi duluan.

Kim Tan: Berdiri, brengsek! Jangan duduk sendirian disini

Ep16_15

Can we have this kind of interaction everyday?

Ooof!! Bromance alert… ketika mereka mengucapkan sesuatu dengan kasar tapi dengan maksud terbaik. Young Do menyadari maksudnya, dan kali ini membiarkan kita (dan Kim Tan) mengetahui bahwa ia terharu dengan perhatian Kim Tan.

Di rumah Kim Tan menemukan ibunya duduk mabuk di lantai, masih di hina dina sama ayah Kim. Menyebutnya kecacatan dalam kehidupan Kim Tan.

Mama Kim Tan: Aku? Kecacatan? Memangnya aku sendiri yang membuat Kim Tan?

Tapi ga akan mungkin hal itu bisa membuat big bad daddy untuk menyadari kesalahannya. Ia masih terus mengomel ngalor ngidul sampai akhirnya Kim Tan tidak tahan dan balik mengancam ayahnya itu. Bila ia terus menghina ibunya maka ia tidak akan segan-segan untuk berkoalisi dengan musuh ayahnya. Ayahnya cukup kaget dengan keberanian itu, sementara sang ibu dan Eun Sang yang mencuri dengar dari dapur ketakutan mendengar pemberontakan Kim Tan.

Ep16_16

Kim Won menemui Hyun Joo… intinya sih mengusirnya keluar dari Korea atau setidaknya membuatnya tidak membaca segala macam artikel tentang dirinya; hanya karen ia tidak mau kelihatan menyedihkan di hadapan wanita yang ia sayangi. Ooof!! Laki-laki di keluarga ini kenapa ya? Ga bisa mandang cewe sebagai manusia inteligen yang bisa diajak berdiskusi, yang harus didorong kesana kemari hanya untuk menyelamatkan egonya. Dia bahkan tidak mau kasih tau ke ‘pacarnya’ masalah yang sedang dihadapinya. That is not how you treat your girlfriend… bukan gitu cara ngelindungi cewe.

Malamnya, Kim Tan mencari Eun Sang… menyuruhnya keluar dari kamar sambil membawa paspor. Eun Sang menuruti dan terkejut melihat Kim Tan sudah ada di depan kamarnya, langsung merebut paspor dari tangan Eun Sang. Ia pun mengajak menarik Eun Sang masuk ke pantry (oooo… something naughty is underway). Masih marah karena Eun Sang lagi-lagi ga menuruti permintaannya untuk menunggu di studio Myung Soo, ia sekali lagi memohon ke Eun Sang untuk diam di tempat yang ia mau, tidak terluka seperti yang ia inginkan dan menunggunya bila diminta. Ketika Eun Sang akhirnya menyanggupi, Kim Tan menciumnya dengan penuh semangat. Eun Sang yang punya banyak pikiran berkecamuk di kepalanya, kaget mendapatkan ciuman tersebut… tapi dia membalasnya, sebuah ciuman selamat tinggal buat Eun Sang.

Ep16_17

It’s a great kiss scene actually, dan walaupun banyak yang mengkritik karena Park Shin Hye mengerutkan kening ketika mencium Lee Min Ho (which is crazy) tapi menurut gue pas dengan kondisi Tan dan Eun Sang… Jangan dilihat muka-mukanya yang pada dewasa, mereka kan sebenernya anak SMA yang satu jomblo dari bayi, yang satu pernah punya tunangan tapi gue rasa juga ga pernah ngapa-ngapain… jadi ciuman mungkin bukan sesuatu yang biasa mereka lakukan. Buat ceweknya, ciuman mungkin hal terakhir yang ada di pikirannya… pilihan antara pergi atau tidak pergi, memilih siapa yang ingin ia kecewakan, apa pun pilihannya dia tidak ada di sisi yang diuntungkan; maka ga mungkin juga ketika pacarnya yang jadi beban hidupnya itu mencium ia lalu happy-happy ga jelas. Intinya sih, gue suka adegan itu… gue suka sentuhan halus seperti zoom-in ke tangan Eun Sang yang menunjukkan kebingungannya terhadap keadaan saat itu. Kalau saja Kim Tan tidak memulai gerakannya secara tiba-tiba dan terlihat kasar, mungkin adegan itu akan lebih manis lagi.

Keesokkan paginya, Eun Sang keluar sudah ditunggui Kim Tan yang mengajaknya berangkat sekolah bareng. Mengingat sang ayah sudah tahu semuanya… maka ia pun masa bodoh dan naik ke mobil Kim Tan. Di sekolah mereka membahas tugas literatur yang diberikan oleh Hyun Joo dan Rachel yang ga punya kelompok maju untuk mempresentasikan The Great Gatsby yang merupakan personifikasi dari cerita Kim Tan dan Eun Sang. Kim Tan sebagai Gatsby dan Eun Sang sebagai Daisy, sambil mengarahkan pandangan ke kedua orang yang bersangkutan:

Daisy bukanlah cinta, dia adalah racun. Dan Gatsby, karena cintanya pada Daisy, ia kehilangan nyawanya.

Ep16_18

Suatu perumpamaan yang gamblang, yang cukup menohok ke Eun Sang dan membuat Kim Tan berpikir (bahkan Hyun Joo tampak tersindir dengan hasil pemikiran Rachel itu), tapi gue rasa Kim Tan ga akan mundur dari apa pun.

Keluar kelas Rachel masih jadi bahan omongan karena adegan ciumnya dengan sunbae Hyo Shin di pesta… ketika mereka berpapasan, Rachel langsung menelpon sunbae (sambil terus berjalan ke arahnya) untuk memintanya menghindari dia; karena Rachel merasa jengah. Sunbae yang jahil menggodanya dengan mengatakan bahwa rencananya untuk membuat hubungan Kim Tan dengan sunbae jengah tidak berhasil dan malah berbalik. Tapi ketika mereka bertemu muka, sunbae jadi awkward dan langsung menyanggupi untuk menghindar, membuatnya bertanya-tanya kemudian kenapa ia melakukan hal itu. hah! Love line yang baru? It might work!

Saatnya membentuk koalisi… Kim Won menemui mama Rachel, Papa Young Do dan Mama Kepala sekolah, secara halus memohon pada mereka untuk memberikan suara “Tidak”, ketika rapat pemegang saham membicarakan apakah mereka akan memecat ia dari kursi presiden. Untungnya mereka bertiga tampak mendukung Kim Won. Tamu terakhir tidak lain adalah pemegang saham termuda kita, yang walaupun tersinggung ketika Kim Won memerintah dan bukannya meminta suaranya dengan baik-baik, tetap mengatakan akan mendukung Kim Won; dengan syarat memberikan apartment untuk dipakai seorang gadis yang ia sukai.

Ep16_19

Kim Won: Apakah dia gadis yang tinggal di kamar pembantu rumah kita? Jadi kau akan melepaskan segalanya hanya untuk seorang gadis?

Kim Tan: Ya, benar itu gadisnya. Tapi tolong, mulai sekarang jangan bilang “hanya karena”; karena buatku dia adalah segalanya.

Ep16_20

This is the difference between the Kim Brothers

Kim Won menyadari, bahwa soal cinta ia lagi-lagi kalah dari adiknya. Kita bisa lihat dari mukanya bahwa ia menyadari kenapa ia tidak bisa bersama Hyun Joo… bukan karena ayahnya dan bukan karena keadaan tapi ketidakmauannya untuk melepaskan segalanya demi cinta. Dan itulah beda dia dengan adik tirinya itu.

Beberapa hari kemudian, Myung Soo nongkrong sama Young Do di studionya; si bengal lagi merhatiin plester yang pernah dikasi Eun Sang tanpa pernah dibuka. You are such a softie, Young Do. Menolak untuk diajak makan sama ortunya Myung Soo, Young Do akhirnya pergi ke rumah Kim Tan untuk menunggu Eun Sang. Entah berapa lama ia menunggu, akhirnya ia menyerah dan beranjak pergi untuk mampir di minimarket, dimana ia menemukan Eun Sang sedang duduk berpandangan kosong di salah satu meja berpayung, dibawah hujan salju.

Setelah memasangkan jaketnya ke sang gadis, ia pun menemaninya disitu. Ketika itulah Young Do akhirnya menceritakan pertama kali ia melihat Eun Sang, pagi-pagi buta ketika Eun Sang setengah tidur dan di pagi yang sama ketika Myung Soo melihatnya keluar dari rumah Kim Tan. Eun Sang sama sekali tidak menyadarinya, ketika ia meminta maaf pada Young Do, ia berkata bahwa ia senang melakukan sesuatu yang hanya dia yang tahu.

Eun Sang: Lo tuh anak bandel, tapi juga baik banget… sayang gue baru tahunya sekarang, bukan dari dulu.

Young Do: Masih belum terlambat, kita anggap aja hari ini sebagai awal yang baru.

Eun Sang: Janganlah, anggap saja gue cuma numpang lewat. Lain kali lo suka sama cewe, perlakukan dia dengan baik. Jangan dijegal untuk bisa pegang tangannya, jangan diancam ketika lo pingin makan mie bersamanya.

Ep16_21

Eun Sang mengembalikan jaketnya lalu pamit untuk pergi. Dengan muka panik, Young Do menghalanginya pergi bahkan ketika Eun Sang bilang bahwa ia ada janji dengan Kim Tan… Young Do tidak percaya karena hari itu adalah hari rapat pemegang saham dan ngga mungkin Kim Tan ada waktu untuk bersamanya. Young Do menebak tepat sekali bahwa Eun Sang disuruh pergi oleh ayah Kim. Sebagai seseorang yang menjadi korban ditinggal oleh seseorang yang disayang, Young Do benar-benar memohon ke Eun Sang untuk tidak pergi… mungkin untuk dirinya dan Kim Tan. Eun Sang tetap berkelit dan pergi dari mini market tersebut.

Sementara itu, Kim Tan pergi menemui sang Kakak yang sudah siap dengan kunci apartemen, mobil beserta supir yang bisa ia gunakan untuk menyembunyikan Eun Sang. Setelah memberi Kim Tan pengarahan (yang tidak ia perlukan… adikmu ga bodoh!), ia mengatakan pada Kim Tan bahwa apa pun yang ia coba lakukan untuk Eun Sang kemungkinan akan sia-sia, karena Ayahnya pasti sudah tahu. Tapi Kim Tan tidak peduli, ia hanya mau menunjukkan pada ayahnya bahwa ia akan melakukan segala hal untuk melindungi gadis itu.

Seumur hidup aku mati-matian mencintai ayah dan hyung, sekarang cinta itu berakhir dan dia satu-satunya yang aku miliki. Karena itu aku ga peduli dengan apa pun, umurku, hartaku semuanya akan aku korbankan untuk dia.

Ep16_22

You never appreciate what you had until you lost it

Kim Won… that is how you love a woman!

Ternyata Eun Sang memang benar janjian sama Kim Tan. Di depan toko sepatu, Eun Sang teringat lagi dengan percakapannya bersama camer; bagaimana beliau mencaci-maki cinta monyet mereka yang dibilang tidak tahu malu dan bahwa dirinya hanya menghancurkan Kim Tan. Ia begitu sakit dan kebingungan tapi langsung ia sembunyikan ketika Kim Tan datang dengan ceria memeluknya dari belakang. Mereka tampak bahagia dari sudut pandang Young Do yang memastikan bahwa Eun Sang memang tidak pergi; ia pun meninggalkan dua sejoli itu dengan hatinya yang patah juga.

Ep16_23

Eun Sang akhirnya membelikan dirinya dan Kim Tan 2 pasang sepatu yang sama sebagai identifikasi bahwa mereka adalah pasangan dan mengajak Kim Tan berjalan-jalan untuk memamerkannya. Kim Tan menyetujuinya dan membawa Eun Sang ke apartemen yang diberikan sang Kakak. Eun Sang terkaget-kaget dan menanyakan apakah itu rencananya untuk melawan sang Ayah. Kim Tan yang semakin dewasa meminta maaf atas metodenya yang ceroboh dan satu arah, dan berjanji lain kali akan membahasnya terlebih dahulu bersama Eun Sang. Erm! Mudah-mudahan sekali ini aja ya ga direstui ortunya… masa mau sering-sering?

Antara terharu dan sedih, Eun Sang berbohong akan pindah ke apartemen itu keesokkan harinya dan langsung mengingatkannya untuk segera pergi ke rapat pemegang saham. Eun Sang mengantarkan Kim Tan ke pintu memberinya lambaian tangan dan kecupan di pipi. Kim Tan yang mudah dibohongi tidak tahu apa-apa, ceria banget karena merasa seperti sepasang suami istri, Eun Sang pun berusaha mengimbangi keceriaan tersebut. Tapi begitu pintu ditutup, Eun Sang menangis sejadi-jadinya. Uh Oh! Jadi hari ini kamu mau perginya?

Ep16_24

Goodbye Kim Tan

Rapat pemegang saham pun dimulai, ayah Kim Tan secara mencurigakan mengulas senyum penuh kemenangan. Hasil pemungutan suara tersebut begitu mengagetkan: 3% setuju, 95% tidak setuju, 2% abstain! Ayahnya tidak pernah berniat untuk memecatnya. Damn!! Dia mempermalukan anaknya didepan orang banyak… dan semua orang tahu itu dan cukup gahar untuk menusukkan fakta itu kembali ke Kim Won.

Ep16_25

Kim Tan: Jadi ini semua cuma pertunjukkan?

Ayah Kim: Yah, aku cuma mau mempermalukan kakakmu sedikit, dan menunjukkan pada mu apa yang terjadi ketika kamu menghunuskan pedangmu: kamu kehilangan gadis itu. Karena dia sudah naik pesawat sejam yang lalu.

Sementara itu di rumah, mama Kim Tan membaca surat yang ditinggalkan oleh Mama Eun Sang, meminta maaf karena pergi tanpa pamit. Kim Tan menyeruak masuk dan mendengar kabar tersebut langsung menuju kamar pembantu yang sudah kosong. Langsung pergi ke coffee shop dan mendapat kabar bahwa Eun Sang sudah berhenti, bahkan loker di sekolahnya pun bersih. Kim Tan kembali ke apartemennya yang kosong… sebuah metafora untuk keadaan hatinya saat itu. Ia pun menyadari keadaannya sedikit terlambat, lalu menangis sejadi-jadinya.

Ep16_26

Ia pulang dan memohon pada ayahnya, membujuknya dengan fakta bahwa selama ini ia yang mengejar-ngejar Eun Sang. Sekeras batu, ayahnya bergeming dan malah menyalahkan semua ini pada Kim Tan dengan menekankan kembali bahwa Kim Tanlah yang menghancurkan Eun Sang dengan semua kesembronoannya itu.

Chan Young juga ikut-ikutan mencari Eun Sang, beruntung ia tinggal serumah dengan satu-satunya karakter yang tau segalanya di drama ini. Ternyata Eun Sang pindahan dari rumah itu dibantu oleh sekertaris Yoon, walaupun ia juga tidak tahu kemana Eun Sang pergi ia berjanji pada Chan Young bahwa Eun Sang akan memberi kabar ketika ia telah menetap. Chan Young mencurigai bahwa hilangnya Eun Sang disebabkan oleh Kim Tan.

Ep17_17

Keesokkannya di sekolah, genk mereka – Chan Young, Bo Na dan Myung Soo – bertanya-tanya karena Eun Sang tidak masuk sekolah. Kim Tan dan Young Do menyeruak masuk ke kelas mereka untuk menanyakan pada Chan Young kemana Eun Sang, Chan Young – yang juga sebenernya kepikiran – menolak untuk berbicara dengan mereka, karena menurutnya mereka berdua ada andil atas hilangnya Eun Sang.

Kim Tan dan Young Do sepakat untuk mencari Eun Sang dengan cara mereka masing-masing. Maka dimulailah kegiatan detektif-detektifan ala anak SMA kaya. Kim Tan meminta sunbae Hyo Shin untuk menggunakan koneksi kejaksaannya untuk mengetahui apakah Eun Sang keluar dari Korea, Young Do mulai mencari petunjuk dari barang-barang pribadi Eun Sang di luar siaran. Sekali lagi… gue suka banget interaksi mereka bertiga. Kim Tan yang akrab sama sunbae, sunbae yang galak sama Young Do dan Young Do yang jealous karena sunbae selalu berpihak pada Kim Tan. Hahaha.. group hug aja dong!

Ep17_1

I love Sunbae Hyo Shin so much!

Sementara itu di lingkungan orang tua… Esther Lee mendapatkan bocoran dari mama Hyo Shin bahwa ayah Young Do sedang menjadi target di kalangan kejaksaan; dan sekertaris Yoon resmi menjadi wakil presiden di Jeguk grup. Woohoo for promotion!! Kim Won begitu senang mendapatkan wakil yang dapat ia percaya, sampai-sampai ia membelikan papan nama yang matching dengan dirinya atau kalau menurut Sekertaris Yoon: Couple Name Plate. Hahaha… Kim Won memang posesif terhadap semua hal kecuali pacarnya.

Kim Tan mendapat kabar bahwa Eun Sang tidak pernah apply paspor yang baru (yang lama udah dibawa Kim Tan), ia pun langsung mengabari Young Do. Yeah for teamwork!! Mendengar bahwa Eun Sang ada di Korea, Young Do mendapatkan ide gila untuk membuat keributan di website hotelnya, dengan cara berpura-pura menjadi cewe yang merasa dirugikan karena dikejar-kejar oleh putra mahkota hotel Zeus; dengan begitu ia ada alasan untuk menyewa seorang penyelidik swasta untuk mencari ‘korban’ tersebut. Ketika ia mendeskripsikan semua perbuatannya ke website (sebagai Eun Sang), sepertinya dia akhirnya menyadari betapa brengseknya dia ke cewe itu.Hahaha… akhirnya lo belajar Young Do.

Ep17_2

Sementara Kim Tan mendapatkan ide untuk mendapatkan nomor handphone Eun Sang yang lama, dengan harapan masih ada kontak-kontak yang lama menghubungi Eun Sang. Okeh!! Dari sini gue mengakui bahwa Kim Tan lebih cerdik dan metodenya lebih tidak berbahaya dibandingkan Young Do. Dan yang jelas lebih murah karena tidak membutuhkan detektif swasta segala. 1-0 untuk Kim Tan… atau udah 3-0 ya? Keliatan jelas yah gue tim mana? hihihi…

Usaha ini berbuah manis, karena tiba-tiba ada sms masuk yang mengkonfirmasi pembayaran tiket transportasi. Setelah meng-google nya ia mendapatkan sederetan alamat yang yang menjual tiket tersebut. Kim Tan menghabiskan semalaman menelpon semua toko untuk mencari tahu apakah mereka menjual tiket di jam 9:45 ke seorang anak SMA atau seseorang yang bisu. Wuaah!! Memang hebat kalau jadi titisan City Hunter yah? Paginya, ada sebuah toko yang mengkonfirmasi hal itu… maka ia pun langsung terbang ke toko tersebut.

Ep17_3

Secara kebetulan, Ayah Kim mendapatkan kabar yang sama mengenai keberadaan Eun Sang. Ternyata Eun Sang tidak sepenuhnya bertekuk lutut pada sang Chairman. Ia memang meninggalkan Kim Tan tapi tidak ke tempat yang disetujui oleh sang Ayah. Eun Sang ternyata berada di sebuah desa di pinggir pantai. Bekerja di sebuah toko buku sementara mama Eun Sang berusaha mencari kerja, tapi karena ketidakmampuannya berbicara ia tidak dapat menemukan pekerjaan. Pulang dari pekerjaan paruh waktunya, Eun Sang mengiringi sang ibu sambil berusaha menghiburnya… tapi kemudian teringat bahwa mereka harus memberi sarung tangan karet, dengan alasan itu ia mengirim ibunya untuk pulang duluan lalu kemudian menangis tersedu-sedu seketika ibunya tidak melihat; Menurut gue itu adalah akumulasi atas perasaan bingung terhadap masa depannya dan kerinduannya terhadap bocah bengal yang selama ini selalu ada di rotasinya.

Ep17_4

Kim Tan sampai di desa tersebut dan berhasil mengkonfirmasi bahwa benar gadis di wallpapernya itu adalah pelanggan yang membeli tiket di malam sebelumnya, bahkan baru sekitar satu jam yang lalu ia membeli sarung tangan karet. Berbekal pengetahuan itu, Kim Tan berlari mengelilingi desa untuk mencari keberadaan Eun Sang. Beruntung Eun Sang sedang menjemur baju… lebih tepatnya semua baju yang mempunyai kenangan bersama Kim Tan, termasuk kaos turis I heart California. Kaos itu lah yang kemudian menarik perhatian Kim Tan walau ia berpuluh-puluh meter jauhnya dari rumah Eun Sang. Ia menyembunyikan dirinya, ketika Eun Sang memutuskan untuk berjalan-jalan ke pantai. Tidak sanggup untuk membawa dirinya ke Eun Sang, Kim Tan akhirnya pulang dengan stress yang lebih mendalam.

Ep17_5

Pencarian Young Do juga akhirnya membawa hasil, ia meminta detektif itu untuk membawa Eun Sang ke kantor polisi lokal. Ia mondar-mandir di kantor polisi kuatir Eun Sang tidak akan datang, tapi kemudian ia melihat gadis itu masuk dan tertegun melihat Young Do. Lega, Young Do langsung memeluknya dengan erat sebagaimanapun Eun Sang meronta.

Terimakasih… karena sudah berada dalam keadaan selamat dan sudah datang.

Ep17_6

Aaww, aku terharu… Tapi tetep: Kim Tan udah dateng duluan (walaupun di mata Eun Sang, Young Do yang duluan). Setelah memastikan bahwa Eun Sang baik-baik saja, Young Do kembali ke Seoul untuk menghadapi sang Bapak yang kemungkinan akan menghajarnya lagi karena atraksinya tersebut. Tapi tanpa diduga, sang Bapak hanya menegurnya karena ia rela menjatuhkan dirinya untuk seorang gadis. Young Do mengatakan bahwa ia akan menerima semua perlakuan Bapaknya tapi ia tidak akan terima bila dilarang untuk menemuinya, karena Bapaknya adalah orang yang paling tidak berhak untuk mengatur hidupnya kalau soal perempuan. Secara mengagetkan sang Bapak setuju dan bersikap sangat tenang. Ia kemudian malah mengajaknya untuk makan malam bersama Esther Lee dan Rachel.

Makan malam itu terganggu dengan sebuah telpon dari kejaksaan… gue rada ga ngerti secara detil maksudnya apa, yang pasti mengenai audit pajak ke perusahaan Bapaknya Young Do. Belum habis keterkejutan sang Bapak, Esther Lee menambahkan bom kedua. Ia membatalkan pernikahan tersebut… Young Do dan Rachel terperangah, tapi seperti layaknya keluarga kaya yang hanya memikirkan harta, mereka terkejut bukan karena mamanya membatalkan pernikahan tapi karena berarti ayah Young Do dalam masalah besar dan diambang kebangkrutan. Dua hal yang patut dicatat: Young Do lebih kuatir ayahnya masuk penjara dibandingkan kehilangan warisan hotel Zeus, sementara Rachel bersyukur bahwa walaupun sang ayah masuk penjara, Young Do tidak akan kehilangan kekayaannya. Setidaknya Rachel punya hati, walaupun jarang digunakan.

Ep17_7

Their way of thinking… it’s why I am not a chaebol

Setelah melakukan perenungan yang cukup panjang dan membuat berantakan (tapi Lee Min Ho tetep ganteng…), Kim Tan memutuskan bahwa ia tidak akan dapat melakukan apa-apa untuk Eun Sang. Maka ia pun menukar jiwanya pada sang setan Kim Won.

Kim Tan: Aku akan melakukan semua yang Hyung minta: pergi ke amerika, semua saham yang aku punya, tidak pernah bertemu dengan mu lagi. Maka, tolong selamatkan Eun Sang dari ayah dan dariku. Aku menghancurkannya. Karena aku menyukainya, aku mendorongnya ke jurang. Rumah, sekolah, teman bahkan masa depannya… aku menghancurkan semuanya. Kenapa pergi adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan dia?

Kim Won: Kamu kesini untuk minta tolong atau ngajak berantem

Kim Tan: Aku memberikan kesempatan buat Hyung mengambil semua yang kupunya dariku.

Ep17_8

Ooof, Kim Tan! Paling bisa mengeluarkan kata-kata yang begitu menusuk. Kim Won ngga bisa menyembunyikan simpatinya mendengar curhatan adiknya itu. Kim Won menanyakan apakah Kim Tan bisa untuk tidak menemui Eun Sang lagi… Kim Tan berjanji hanya akan menemuinya sekali lagi.

Eun Sang menutup toko buku tempatnya bekerja ketika hujan deras melanda, tidak ada payung ia mempertimbangkan bagaimana ia bisa pulang ketika ia menyadari ada sosok yang dikenalnya di seberang jalan. Kim Tan dengan baju serba putih, menghampirinya. Bukannya senang, Eun Sang malah marah-marah… marah karena Kim Tan merusak usahanya untuk melarikan diri, memohon pada Kim Tan untuk tidak mencarinya lagi supaya ia tidak perlu melarikan diri lagi. Kim Tan hanya bisa meminta maaf dan berjanji akan mengembalikan keadaan seperti semula, seperti ketika Eun Sang belum bertemu dengan dirinya.

Ep17_9

Kim Tan: Dari pertama kali kita ketemu sampai sekarang, apakah aku selalu membuatmu dalam masalah?

Eun Sang: Iya

Kim Tan: Jadi gitu, sekarang aku ga bakal balik lagi, maaf karena aku memintamu untuk memegang tanganku dan mengajak mu untuk berani… selamat tinggal Eun Sang

Aarrgghh!! Noble Idiocy strikes again… kenapa sih Eun Sang harus ngomong gitu? Jujur aja apa adanya, tapi mungkin di dunia drama mereka berpikir kalau ga diusir paksa, anak anjingnya balik melulu. Tapi, gue rasa Kim Tan tahu bagaimana perasaan Eun Sang sebenarnya, karena walaupun hujan deras… kita bisa mendengar Eun Sang sesenggrukan di belakang Kim Tan yang akhirnya memberikan payung ke Eun Sang dan pergi dibawa guyuran hujan di bulan desember yang beku.

Ep17_10

Ia sampai di depan ayahnya keliatan seperti mayat, masih basah kuyup karena kehujanan dan sudah kehilangan niat untuk hidup, Kim Tan pun mengaku kalah pada sang Ayah dan berjanji tidak akan menemui Eun Sang lagi, maka ayahnya tidak boleh menyentuh Eun Sang lagi.

Ep17_11

#saveKimTan

Ayah: Bodoh… kenapa membesar-besarkan suatu hal seperti mengambil seorang gadis dari kamu?

Kim Tan: Itu menyakiti perasaan ku!!! Hidupku kayak sampah!!

Ep17_12

Anehnya, sang Ayah cukup terkejut dengan luapan kemarahan Kim Tan tersebut… Kim Tan keluar menolak segala bentuk perhatian dari sang ibu. Mengunci kamarnya sendiri dan mulai melakukan gerakan pengrusakan diri. Dimulai dari kamar dan tangannya yang berdarah-berdarah setelah merusak semua barang yang ia punya. Dilanjutkan dengan pendidikannya, dimana ia secara sengaja beranjak dari kursinya ketika bel berbunyi dan Hyun Joo datang untuk mengajar. Dilanjutkan dengan reputasinya ketika ia menyetir tanpa SIM dan datang ke perayaan ulang tahun perusahaan dengan penuh lebam dimuka dan tanpa nyawa.

Ep17_13

Full Self Destruction Mode

Kim Won, Young Do, Bo Na, Chan Young, Myung Soo dan sekertaris Yoon tampak sangat mengkuatirkan keadaannya. Kim Won membujuk sang Ayah untuk berlembut hati padanya, membelanya sebagai orang yang kuat karena mampu menghadapi semua penolakan selama 18 tahun. Chan Young bersyukur ia muncul dengan penampilan ga karuan di acara ulang tahun tersebut, supaya semua orang tahu bagaimana keadaan keluarga itu sebenarnya. Mengharukan banget ketika Kim Tan berada di bawah, semua orang yang selama ini berlaku tidak peduli padanya… jadi begitu mengkuatirkan dirinya. Ketika ia berteriak-teriak, semua orang mengacuhkan tapi ketika ia berusaha menghancurkan dirinya, semua orang ingin menyelamatkannya. Kim Tan is precious to a lot of people.

Ep17_14

finally people who cares for Kim Tan are stepping up

Untuk yang lebih ringan, Rachel ngga sengaja ketemu sunbae di UKS. Dan seperti sebelumnya, ia jadi salah tingkah melihat kakak kelasnya itu. Hyo Shin yang awalnya santai, tiba-tiba jadi merasa aneh juga. Hmmm… sekarang Hyo Shin sudah tahu kalau Hyun Joo punya history sama kakaknya Kim Tan, mungkin saatnya move on dan lihat cewe judes yang selalu baik padanya itu??

Ep17_15

Rachel is actually cute when being a fluttered teenager

Malamnya Young Do janjian sama Myung Soo untuk pergi ke club, tapi di luar mereka melihat Kim Tan masih dengan penuh luka di wajah dan keluar dalam keadaan setengah mabok… entah karena miras atau karena masuk angin kehujanan. Ia hampir terlibat ke perkelahian lainnya ketika ga sengaja menabrak orang, Young Do dan kedua temannya datang untuk melerai. Young Do malah terlibat pukul-pukulan dengan Kim Tan, karena memang itulah cara mereka mengekspresikan kasih sayang mereka satu sama lain. Mereka akhirnya terkapar di trotoar, sebuah kesempatan bagi Young Do untuk menasehatinya.

Young Do: Kalau memang lo kangen sama Eun Sang, temuilah dia… jangan kayak begini caranya

Kim Tan: Gue ga akan menemui dia lagi… buat lo aja!

Ep17_16

a much needed smack from Young Do

Tapi kemudian air mata mengalir di pelipisnya. Young Do terkejut dengan perubahan sikap sahabatnya itu, tapi gue rasa dia tahu bahwa ada makna lebih dari ucapan masoginisnya itu.

Di rumah keluarga Kim, Won melapor pada ayahnya bahwa ia telah merekrut sekertaris Yoon untuk menjadi wakilnya. Walaupun sang Ayah mencibir, tapi terlihat bahwa ia menyetujui keputusan tersebut… keluarga ini bener-bener punya masalah dalam menyampaikan perasaannya. Kim Tan masuk dengan keadaan babak belur yang membuat Won dan ibunya kuatir, sementara sang Bapak mencak-mencak dan menghinanya dengan bilang bahwa pemberontakannya lucu selama satu dua hari. Hadeeh!!

Ep18_1

Won menyusul Tan ke kamarnya, berusaha untuk membawa adiknya itu ke rumah sakit. Tapi Tan tidak ingin bicara padanya… yang ia mau tahu adalah kapan dia harus ke US, karena ia sudah tidak tahan lagi berada di Korea. Won melihatnya dengan prihatin… di hotel ia, bertemu Young Do yang juga babak belur dan menarik kesimpulan bahwa mereka berdua berkelahi, ketika Won menanyakan alasannya:

Ep18_2

#saveKimTan2

Young Do: Oh ya, seharusnya saya ga pernah berantem sama seseorang yang punya kakak laki-laki. Tapi saya lupa kalau Tan punya, soalnya dia tidak kelihatan seperti punya kakak.

Won: Oh, gitu ya? Soalnya dia juga ga keliatan punya temen sih…

Ep18_3

Hahaha… nih berdua sama-sama sayang Kim Tan tapi ga bisa mengeluarkannya. It’s a great short conversation that shows how they really felt about Kim Tan shitty situation.

Eun Sang menemukan SNSnya kembali dimasukin Kim Tan, yang memposting foto-foto Eun Sang dari sudut pandangnya; yaitu ketika ia melihat Eun Sang dari belakang, atau dari jauh… seperti layaknya penguntit yang seharusnya menyeramkan, tapi kalau muka stalker-nya kayak Kim Tan, ada pembenarannya. Hahaha ga ding bercanda! Stalking is never acceptable!!

Aku selalu berada dimanapun kamu berada, karena itu tunggu aku sebentar, aku pasti datang untukmu, aku akan segera datang. Dimana pun kamu berada, aku akan ada di belakangmu.

Ep18_4

Stalking is not stalking when done by Lee Min Ho

Pernyataan yang cocok banget dengan semua foto-foto tersebut. Tidak mau terbuai, Eun Sang menghapus semua foto-foto tersebut, semua foto-foto di akunnya malah sampai ke profile picture. Kim Tan menyadari perubahan dalam ‘akun’nya tersebut dan kecewa.

Young Do kembali ke desa pantai tersebut untuk menemui Eun Sang, tapi ia malah bertemu dengan ibunya yang tampak mengenali Young Do dari pertemuan pertama mereka di depan rumah Kim Tan. Awalnya mama Eun Sang menyuruhnya pergi, tapi kemudian ia berubah pikiran mengundang Young Do masuk ke rumah dan bahkan menyajikan makan siang untuknya. Eun Sang ternyata pergi ke Seoul untuk menyerahkan tugas sekolah. Young Do begitu terharu dengan kehangatan yang diberikan oleh mama Eun Sang sampai-sampai ia bergetar ketika menikmati makanan rumah yang mungkin sudah tidak pernah ia makan bertahun-tahun. Ketika mama Eun Sang menanyakan hubungan mereka, Young Do mengaku bahwa ia menyukai Eun Sang. I love this scene… adegan seseorang menangis ketika makan selalu kena di gue… (nostalgia Meteor Garden ketika Sancay nangis sambil makan pop mie)

Ep18_5

Kim Woo Bin is so good, isn’t he?

Ternyata Eun Sang bohong, karena ia bersama ayah Kim Tan yang marah-marah karena ia berani menemui anaknya dan tidak menerima fakta bahwa bukan Eun Sang yang mendatangi anaknya itu. Tapi kali ini Eun Sang mulai menemukan keberanian untuk bicara, mengakui bahwa ia menyukai Kim Tan karena karakternya yang baik, jujur dan hangat. Eun Sang berjanji akan membayar semua hutang-hutangnya dan tidak akan menemuinya lagi karena permintaan sang Ayah; yang Eun Sang inginkan adalah supaya sang Ayah tidak memanggilnya lagi. Okay, that’s a start… gadis kita menemukan kembali tulang punggungnya yang hilang selama 12 episode.

Ep18_6

Eun Sang mampir ke toko yang menjual dreamcatcher, toko itu kini kosong dan disewakan… hmmm, bikin restoran aja buat mama! Yang Eun Sang ga tahu, toko itu juga jadi tujuan Kim Tan untuk merenung, maka mereka pun tidak sengaja bertemu… Eun Sang akhirnya melihat keadaan Kim Tan yang lebam-lebam. Walaupun terlihat sangat ingin tahu, Eun Sang menghalangi dirinya untuk bertanya dan mereka pun sengaja berpapasan tanpa saling tegur sapa. Tapi hal itu hanya berselang 5 menit, karena begitu Kim Tan berbelok ke salah satu gang ia menyesali perbuatannya dan lalu berlari mencari Eun Sang.

Ep18_7

Beruntung ia berhasil menemukan Eun Sang dan akhirnya malah ikut pulang ke desa pantai tersebut, seperti biasa dan seperti janjinya… Kim Tan kembali berjalan beberapa langkah di belakang Eun Sang. Tidak tahu harus berbuat apa, Eun Sang hanya berjalan menuju rumahnya dan masuk tanpa menoleh sedikit pun. Tapi sama seperti Kim Tan, hal itu hanya berlangsung beberapa saat… karena tidak berapa lama Eun Sang langsung keluar dari rumah dan mencari-cari Kim Tan tanpa hasil. Mengira bahwa Kim Tan sudah pergi, Eun Sang pulang dengan muka kecewa hanya untuk menemukan bahwa Kim Tan masih di depan rumahnya. Hah! Ketahuan deh kalau tadi nyariin.

Kim Tan: Kenapa tadi nyariin gue?

Eun Sang: Jangan ngomong sama gue… jangan mendekat

Aaarrhhgg!! You guys are frustrating!! Kim Tan lalu mengeluarkan ciri khasnya, memeluk Eun Sang dari belakang.

Kim Tan: Cha Eun Sang, gue ga bisa melepaskan lo, apa yang harus gue lakukan?

Ep18_8

Tidak tahu harus menjawab apa, Eun Sang hanya menangis (lagii…) lalu melepaskan pelukan itu.

Kembali di istana Kim, mama Kim Tan kembali menjadi bahan hinaan sang Ayah… yang walaupun sedang marah sama Eun Sang tapi melampiaskannya dengan cara menyalahkan sang mama yang dianggap merayunya ketika masih menjadi resepsionis, sehingga semua kehebohan ini terjadi. Haish!! Kok bisa sih laki-laki kayak begini punya 3 istri, oh iya… dia kaya banget! Lanjut… Di satu titik sang Bapak mengeluarkan kata-kata yang kelewatan banget (kirain ga bakal lebih kelewatan dari yang sudah-sudah), hingga menyadarkan sang ibu bahwa ia tidak berarti dimata lelaki tersebut. Sang ibu kembali ke kamarnya yang mewah, menangis di depan meja riasnya yang bertaburkan perhiasaan mahal, dan mulai melucuti perhiasan yang melekat padanya saat itu. Semua harta yang ia terima sebagai pengganti kebebasannya, terlihat tidak berarti ketika semua pengorbanannya tidak memberikan hasil dan tidak dipandang sebelah mata oleh yang dicintainya.

Ep18_9

Rachel dan Young Do pergi ke bridal store dan membatalkan pemesanan baju pernikahan orang tuanya… setelah semuanya batal mereka kembali menjadi teman yang bisa melakukan percakapan dengan hangat, menyenangkan sekali melihat mereka kembali menjadi remaja yang normal bukan yang selalu berstrategi politik demi orang tua. Perjalanan Young Do dilanjutkan ke warung ddeokbokki, dimana ia memandangi perjanjiannya dengan Eun Sang… tapi kemudian kita ditunjukkan tulisan lain yang kemungkinan baru ia temukan… atau sudah lama dan itu yang membuatnya selalu datang ke warung yang punya kenangan buruk itu. Sebuah catatan kecil bertuliskan:

Apakah kamu baik-baik saja, Young Do-ya?

Sebuah panggilan akrab orang Korea yang sering dilontarkan Eun Sang padanya. Sekarang kita tahu kenapa Young Do begitu benci dipanggil demikian, karena itu adalah panggilan sang ibu untuknya.

Won dan Hyun Joo melakukan percakapan yang cukup intim di atas tempat tidur… fully dressed! It’s a drama about teenager, what else do you expect. Dalam percakapannya itu, Hyun Joo yang begitu mengerti pacarnya itu membandingkan mimpi kedua kakak beradik Kim. Won bermimpi untuk berada di atas sementara Tan bermimpi supaya Eun Sang ada dalam hidupnya. Hyun Joo is very cool (and maybe stupid) dengan mengatakan bahwa ia tidak akan menjadi penghalang bagi Won mencapai mimpinya, pun bila itu artinya Won harus menikahi orang lain.

Ep18_10

Di suatu hari yang seperti biasanya, Eun Sang kedatangan tamu tak terduga di toko bukunya. Won datang dan menyalahkannya atas kondisi Kim Tan saat ini, dan menanyakan apakah ia benar tidak akan menemui adiknya itu. Mengira bahwa Won dan sang Ayah berada di pihak yang sama, Eun Sang berbohong bahwa ia akan melupakan Tan… maka ia kaget ketika tahu bahwa Won malah mendukungnya untuk kembali sekolah dan bersama Kim Tan.

Kalau sulit bagimu memutuskan, jangan melihat terlalu jauh. Pikirkan apa yang ingin kau lakukan besok, jawabannya akan berbeda. Kalau kau butuh alasan untuk kembali pada Tan, bagaimana kalau gunakan ujian akhir sebagai alasannya? Kadang menemukan alasan bisa membantu ketika kau tidak bisa menemukan keberanian.

Ep18_11

some brotherly lovin… better late than never

Finally… an older brother advise. Menyejukkan sekali ketika akhirnya ada yang mendukung kedua anak itu. Hanya terlambat 5 episode dan berember airmatanya Park Shin Hye.

Pulang dari desa itu, Won menemui Tan yang sedang merenung di gudang anggur; ia segera menagih janji Tan untuk melakukan segala permintaannya. Kim Tan langsung menjawab dengan siap kapan ia harus pergi ke Amerika, dan ia pun kaget ketika permintaan Won adalah supaya Tan mendapatkan hasil yang baik di ujian akhir (“Kalau sampai dapet peringkat terakhir lagi!! Hahaha). Untuk memberinya semangat, ia memberikan secarik kertas yang ditinggalkan Eun Sang di anggur khusus milik Won. Ia mengira Eun Sang sengaja meletakkannya disitu karena ia tahu hanya Won yang akan menyentuh anggur-anggur tersebut. Surat itu adalah surat yang ditulis oleh Eun Sang sebelum pergi dan kemungkinan yang menjadi penggerak bagi Won untuk menemui sang Gadis.

Won: Aku menemukannya beberapa hari yang lalu, tapi aku tidak berniat memberikannya pada mu, untuk apa? Tapi kalau ini bisa jadi alasanmu untuk hidup, maka hiduplah! Kau yang memintaku menyelamatkanmu?

Ep18_12

Eun Sang: Dua musim telah kita lewati, musim panas ketika kita bertemu terasa sangat jauh sekarang. Tempat dimana siang terlalu panas dan malam terlalu dingin, dan aku menyukaimu. Ketika kita dibutakan oleh cinta, mungkinkah aku melupakannya? Maaf aku lari seperti ini, dan bohong ketika aku bilang akan menunggumu. Kau adalah satu-satunya hal baik yang pernah terjadi padaku. Kini aku akan benar-benar menghilang seperti mimpi tadi malam. Aku senang bertemu dengan mu di mimpi itu, Kim Tan.

Ep18_13

Hal yang selalu ingin didengar Kim Tan akhirnya ia dapatkan, sedikit terlambat tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Bahwa ia bukanlah mimpi buruk bagi Eun Sang. Lebih baik lagi, karena ketika ia masih merenung di taman, tiba-tiba Eun Sang duduk disebelahnya (yay!!). Mengatakan bahwa ia kembali dan tidak akan lari lagi, melainkan selalu berada disebelahnya. I love how Kim Tan immediately hug her and look very relieved…

Ep18_14

Reunion time with the kids… Young Do tampak kecewa melihat Eun Sang (yang gue ga ngerti kenapa) sementara Bo Na dengan manis menyambutnya, dan memeras Chan Young dengan nomer telpon barunya Eun Sang. Hahaha… lucu banget mereka ini. Ujian akhir pun dimulai… Kim Tan tampak lebih punya tujuan, ia mengerjakan sungguh-sungguh ujiannya (ehm! Terakhir kali juga keliatan sungguh-sungguh sih…); sementara Young Do juga terlihat lebih serius dibanding terakhir kali yang dihadapkan dengan kertas soal.

Ep18_15

Siangnya Kim Tan berpapasan dengan Young Do di salah satu gang di sekolah, tapi tidak seperti biasanya mereka tidak bertegur sapa sama sekali, suatu kemajuan dibandingkan perang dingin yang selalu mereka (Young Do) lontarkan ketika bertemu muka. Young Do menuju ruang siaran untuk membawa Eun Sang makan mie, salah satu janji yang tak kunjung dilakukan Eun Sang. Sambil makan mie, Young Do menanyakan alasan Eun Sang kembali ke Seoul… kali ini Eun Sang menjawab semua pertanyaan Young Do tanpa banyak kelit. Young Do yang terlihat kuatir bahwa cinta pertamanya itu telah memilih jalan yang sulit, akhirnya hanya bisa menyemangati Eun Sang dan menasehatinya untuk tidak terluka ketika berperang melawan Chairman Kim; dan bahwa ia telah memutuskan untuk tidak lagi menyukai dan akan memutuskan segala hubungan dengan Eun Sang.

Eun Sang: Kita berdua… apakah menjadi teman pun mustahil?

Young Do: Iya, karena gue ga pernah lihat lo sebagai teman, untuk gue lo selalu seorang wanita. Dan sekarang lo akan selalu jadi cinta pertama gue.

Ep18_16

Choi Young Do – who needs to do everything as extreme as possible

Eun Sang awalnya berencana untuk menginap di rumah Bo Na, tapi kemudian ia memberi kabar bahwa ia akan menginap di tempat lain… di studio Myung Soo bersama Kim Tan. Raawr! Eun Sang bandeell… Kim Tan tampak sangat ceria dan lebih tidak posesif, ia hanya menanyakan siapa yang Eun Sang temui dan apa yang ia katakan pada Bo Na. Kim Tan curiga dengan sikap Eun Sang yang terlalu mudah tapi kemudian Eun Sang dengan terbuka mengekspresikan kekuatirannya bahwa Kim Tan akan pergi dan mengungkapkan bahwa ia akan mencari seribu satu alasan untuk bersama Kim Tan. Eun Sang meminta Kim Tan untuk memberikan alasan untuk bersamanya

Kim Tan: Aku suka kamu…

Ep18_17

Naughty Eun Sang is my favorite Eun Sang

Eun Sang terperanjat mendengar Kim Tan yang begitu mudah memberikan sebuah alasan yang emosional dan bukan alasan logis. Maka ia meminta Kim Tan untuk memberikan alasan yang lain.

Karena aku sekarat, aku tidak akan pernah tersenyum dan hidup dengan enak, aku akan jadi orang paling tidak bahagia sedunia. Aku tidak akan pernah mencintai orang lain dan akan mencibir ketika ada yang bicara tentang “orang yang ditakdirkan”; itu yang aku bilang ke diriku sendiri.

Paginya Eun Sang dan Kim Tan berangkat sekolah bersamaan, Kim Tan memprotes Eun Sang yang hanya belajar semalaman, haha… anak baik-baik mau diharap apa? Mama Kim Tan menelponnya dari rumah, ia dikelilingi beberapa koper dengan penampilan yang tidak seglamor biasanya. Kim Tan yang tidak tahu apa-apa hanya mengiyakan ketika mama Kim Tan menyebutkan bahwa ia mungkin tidak akan di rumah hari itu.

Ep18_18

You never realised what you had until you loose it (2)

Karena ia memutuskan akan memutuskan hubungan dari Chairman Kim dan keluar dari rumah tersebut. Ayah Kim tampak terkejut dengan keputusan pacarnya itu, ia tidak pernah mengira bahwa ‘kehidupan’ yang dijalani oleh sang ibu adalah hidup yang susah. Well, ga semua soal harta lagi, Pak! Sang ayah tampak terenyuh ketika mama Kim Tan mengatakan bahwa walaupun saat ini keadaannya begitu buruk, tapi di satu saat ia pernah mencintai sang Bapak. Hmm, mungkin sebelum Kim Tan lahir yaaah? Mama Kim Tan bersiap untuk pergi, berencana untuk keluar dengan kakinya sendiri, tapi sang Bapak yang otoriter, manipulatif dan egois punya rencana lain… tanpa diminta ia mengatur supaya sang Ibu di’buang’ ke amerika tanpa pemberitahuan ke Kim Tan. Menyuruhnya untuk berbelanja dan berlibur disana sampai puas dan kembali. Jiiah!! Tuli atau bego sih Pak!? Gemes deh gue sama nih orang…

Ep18_19

Untungnya sebuah taxi lewat di depan rumah Kim Tan, sang ibu langsung melompat masuk dan kabur ke sekolah Kim Tan. Di depan sekolah, Young Do melihat sang ibu dan langsung menyapanya; ia merasa tidak enak atas kelakuannya ketika terakhir kali bertemu dengan sang ibu dan berusaha untuk meminta maaf. Maka ia sangat terkejut ketika sang Ibu tampak sudah lupa dengan kejadian itu dan malah meminta ia untuk mencari Kim Tan… hal ini membuat Young Do panik, ia langsung memasukkan mama Kim Tan ke dalam mobilnya dan langsung berlari masuk ke sekolah setelah meyakinkan sang Ibu untuk tidak meninggalkan mobil tersebut. Aaaww! lo teringat kejadian tiga tahun yang lalu tentang ibu lo sendiri ya? Sebuah paralelisme yang mungkin menjadi katalisator perbaikan hubungan Kim Tan dan Young Do.

Ep18_20

It’s time to pay back my debt to Kim Tan

Young Do menemukan Kim Tan di dalam sekolah dan langsung mengatakan bahwa Ibunya ada di depan sekolah, berbeda dengan 3 tahun lalu… Kim Tan tidak mempersulit dan langsung berlari bersama menuju mobil Young Do. Setelah mengucapkan terima kasih, ia bersama sang ibu pergi dari pekarangan sekolah tepat sebelum suruhan ayahnya datang. Melihat kejadian itu Young Do membayangkan ketika Ibunya mengalami hal yang sama… bedanya saat itu tidak ada satupun temannya yang mau menolong untuk mencari dirinya. Uhm! Ada satu orang yang mau nolong, tapi gengsi lo yang terlalu besar untuk menerima pertolongan darinya. Ia pun menjawab pertanyaan ibunya yang tertulis di warung ddeokbokki: Apakah kamu baik-baik saja, Young Do ya?

Tidak… keadaanku tidak baik.

Ep18_21

The different is: I succeed my mission unlike Kim Tan three years ago

Langkah pertama untuk perbaikan adalah dengan mengakui…

Kim Tan menyuruh sang mama untuk tinggal di hotel Young Do sementara waktu, kemudian ia menemui ayahnya untuk mengatakan bahwa sekarang ia akan mengambil alih tanggung jawab mengurus ibunya. Ketika ayahnya menanyakan bagaimana ia akan bertanggung jawab, Kim Tan mengatakan bahwa ia akan meninggalkan sang Ayah dan hanya hidup sebagai anak dari ibunya. Satu demi satu semua orang dalam kehidupan sang Raja meninggalkan dirinya. Sepi yah di atas, Pak? Untuk menarik perhatian keluarganya, ia pura-pura sakit dan di opname di rumah sakit… tapi ga ada satu pun yang datang untuk menjenguknya kecuali ibu Kepala sekolah yang kita tahu, semuanya soal bisnis.

Ep18_22

Mr Scrooge is all alone

Bahkan Kim Tan tidak tahu kalau ayahnya di rumah sakit, hah! Ulang tahun Kim Tan yang ke 18 akan segera datang, ulang tahun yang ditunggu-tunggu seluruh dunia, karena pada usia tersebutlah ia menjadi legal untuk mengurus semua kekayaan dan saham yang dimilikinya. Maka sudah tradisi keluarga Kim bahwa ulang tahun tersebut akan dirayakan dengan sangat spesial, walaupun untuk seorang anak tidak sah. Won menanyakan apakah Kim Tan akan pergi ke ulang tahunnya sendiri… Kim Tan memutuskan untuk akan datang yang membuat Won bertanya-tanya mengapa Tan tidak bersikap seperti biasanya. Tapi kali ini ia tidak membantah dan malah mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Kim Tan terkejut tapi kemudian tersenyum senang mendapatkan perlakukan hangat dari sang kakak.

Ep18_23

Di sekolah, anak-anak dihebohkan dengan undangan pesta ulang tahun tersebut… cara penyebaran undangannya sendiri sudah mengundang decak kagum, apalagi pelaksanaan pestanya sendiri. Chan Young bertanya-tanya apakah Eun Sang akan datang ke pesta tersebut. Yang diomongin lagi keluar dari rumahnya di desa dan disergap oleh pria berdasi yang membawanya ke sebuah butik. Dimana Kim Tan sudah siap dengan tuxedo nya. Eun Sang keluar dari kamar ganti sudah memakai sebuah gaun merah dan berdandan super cantik. Jadi Kim Tan berencana untuk mengumumkan pada dunia, siapa kekasihnya. Hah! when they give you lemon, you make lemonade, ya Kim Tan? Clever boy!

Ep18_24

Eun Sang dan Kim Tan sampai di hotel Zeus tempat pelaksanaan pesta dimana berpuluh-puluh reporter sudah menunggu siap meliput kedatangan sang Pangeran. Eun Sang tampak gugup dan Kim Tan merasakannya.

Kim Tan: Takut?

Eun Sang: Sedikit?

Kim Tan: Ini memang akan menakutkan, tapi apa pun yang terjadi: Maju Terus.

Ep18_25

Two more episodes to go… banyak perkembangan dari sejak, well episode 1. Kim Tan semakin dewasa setelah semua kesusahan yang menimpanya, Eun Sang semakin berani dan kembali menjadi wanita berpendirian teguh tapi bedanya kini ia memberikan ruang untuk cinta. Young Do mengakui bahwa keadaannya tidak sebaik yang ia selalu perlihatkan, kehilangan seorang ibu bisa memberikan efek yang luar biasa untuk seorang anak laki-laki. Rachel mulai menghilangkan obsesinya terhadap Kim Tan sehingga bisa melihat bahwa ada anak laki di luar sana yang bisa ia benar-benar sukai. Mama Kim Tan sadar bahwa anaknya tidak menginginkan harta kekayaan seperti yang ia kira, dan ia pun mulai berpikiran yang sama. Kim Won semakin menurunkan dinding yang membuatnya tidak mau menyayangi Kim Tan walaupun berlawanan dengan kata hatinya…

Dengan semua karakter mulai berubah dan lebih dewasa, satu-satunya yang tersisa adalah meluluhkan hati sang Ayah yang mulai kehilangan orang-orang terdekatnya. Dengan dua episode bersisa, apakah Kim Tan berhasil melakukannya? Ataukah sebaiknya kita tunggu sampai sang Ayah turun ke liang lahat? Hahaha sadistis.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s