The Heirs: (Re-think) Coming Out of the Closet at Last (4)

Here we are… the fourth instalment of the kdrama that left me in denial. By this time, people reaction is either loving it or hating it… and as for me, I’m still eagerly waiting for more to come yet always end up somewhat unsatisfied… I feel empty and disappointed, because though every scene is at its best, but the essence (or lack of it) fails to deliver something to the heart, the one thing that kdrama is supposed to be good at.

4_1Now that we know how a single school (or entire country for that matter) can change a perfectly matched teenager into a tragic couple divided by fortune, a tough sassy girl into a spineless damsel in distress, a retired lazy ass bad boy (back) into a violent 18 year old; it’s time to be in business = the LOVE triangle. Cha Eun Sang and Kim Tan could’ve had a loving – bickering teenage love, if only they just stay away from Korea let alone the highschool for 0.1% of Koreans. What once a cute and normal rapport between two 18 year old, turn to a dramatic prince-maid relationship due to their fate and the perspective on rich boys dating his live-in maid; but when both of them go to the same school along with his fiancee, his archnemesis, his ex-girlfriend and hundreds of money-oriented children, it’s not an overstatement that they are being shown why it could never works for them.Things got worse when Kim Tan’s ex-bestfriend-now-archnemesis turns out liking the same girl he does.

Great! Not only that I could not date this chick, I have to compete too? With the dude that knows my biggest secret?? And I don’t even know if she likes me or not! Dang… maybe I should just go back to America. At least, Jay Loves me…

Episode 9 – 11: The Love Triangle: Love is My Pain…

At the rooftop of Jeguk School (with that kind of spot in a school, I wonder how many student’s went up there and do something naughty, hahaha!)

Frustasi dengan gebetannya yang ga pernah mau nurut, Tan akhirnya menghentikan Eun Sang menjawab telpon Young Do dengan cara menciumnya. Eun Sang yang ketakutan (dan mungkin kesakitan) cium Kim Tan dengan muka seperti sakit perut. Hahaahaha… Gue tahu, seharusnya adegan ini hanya terjadi beberapa detik, dan memang ‘ciuman’ adalah hal terakhir yang ada di pikirannya Eun Sang saat ini… tapi karena adegannya dibuat slo-mo, yang ada kita jadi mikirnya it supposed to be romantic. Tapi karena muka Eun Sang seperti itu (which if done properly, it actually the right kind of face to make), kita jadi mikirnya dia ga suka ciuman ama Lee Min Ho Kim tan.

The not-so-romantic-rooftop kiss

The not-so-romantic-rooftop kiss

Saking kagetnya, Eun Sang menjatuhkan handphone-nya. Kim Tan menarik diri dan mengancam memohon ke Eun Sang lagi untuk tidak pernah menjawab telpon dari Young Do, kalau tidak dia akan ‘membunuh’ Young Do. Sigh! Gue tau lo frustrasi… tapi lo ga bikin keadaan tambah baik juga buat si cewek, Kim Tan. Dewasa dong… cepetan ya! Sebelum episode 20, kalau bisa… Eun Sang pergi meninggalkan Kim Tan dan handphone-nya. Akhirnya Kim Tan yang menjawab telpon dari Young Do.

Tapi ternyata Young Do ada di tangga menuju atap, jadi ketahuanlah mereka ada dimana; diapun segera menyudahi percakapannya dengan Kim Tan. Eun Sang melihat Young Do dan ga repot-repot untuk menyembunyikan kemarahannya, bahkan saat Young Do berusaha megang tangannya (aih! cowo-cowo ini ga bisa ngehargai jarak intim banget sih??!) Eun Sang segera menampik. Hal ini bikin Young Do tertegun… Hah! You deserve more than that! Why so surprise? Tapi Eun Sang ga ngomong apa-apa cuma melihat dengan sinis kemudian pergi meninggalkannya.

Ep09_02

Feel my wrath

Myung Soo melihat seragam Eun Sang dan langsung bertanya pada Young Do. Gue suka banget ketika Young Do ada di sekitar Myung Soo, seolah-olah Young Do yang asli lah yang selalu keluar saat ada Myung Soo… that’s what people called true love. Haha! Young Do mengakui kalau dia menjegal Eun Sang yang langsung dimarah-marahin sama Myung Soo karena setidaknya selama ini Young Do ga pernah ganggu cewe. Young Do bilang kali ini berbeda, karena kali ini dia penasaran bagaimana rasa menjegal Eun Sang, bukan karena dia nakal. Jiaelaahhh!!! Reaksi Myung Soo kurang lebih seperti itulah. Seperti gue bilang, Young Do ga tersinggung ketika dimaki-maki Myung So (walaupun si Myung Soo akhirnya kabur ketakutan, He! Lucu banget tuh anak…) dan malah bercanda pura-pura marah.

Ep09_04Di kamar mandi, Eun Sang membersihkan seragamnya yang kotor ketika Bo Na masuk dengan muka judes. Uh Oh! Tapi ternyata Bo Na bawain baju ganti untuk Eun Sang. Aaaww!! Just be BFFs already! Walaupun Bo Na gengsi dan bilang bahwa dia melakukan itu daripada nanti Chan Young yang melakukannya. Yaah… Po-ta-to / Po-tay-to.

Kim Tan kalap nyari Young Do ke seantero sekolah, ketika akhirnya ketemu di bawah dia langsung lari dan melakukan high kick yang sangat macho… Wuaah!! Mereka pun pukul-pukulan dengan suksesnya. Rachel yang melihat dari jauh langsung mengambil kesimpulan dan lari… ternyata dia menuju ke kamar mandi dan langsung jambak rambut Eun Sang dengan nafsunya. Oy!! Santai!! Kang Ye Seol lah yang kasih tau ke cewe-cewe itu bahwa Young Do dan Kim Tan berantem heboh. Mereka langsung berhamburan mau lihat aksi itu.

Ep09_06

Kedua balita bertubuh besar itu berhasil dipisahkan, tapi belum sempat mereka membubarkan diri; ibu kepala sekolah datang dengan memakai daster  dan meminta mereka untuk mengikutinya. Di hadapan ibu Kasek, kedua anak yang hampir saling bunuh itu tidak ada yang membuka mulut atau saling tuding sekalipun diancam bahwa rekaman cctv di TKP akan ditinjau; Young Do baru agak jiper setelah diancam orang tuanya akan dipanggil. Ibu Kepala Sekolah tidak mau tahu, ia tidak akan membiarkan kelakuan anak(nya) nakal mencoreng karirnya di SMA itu.

Ep09_07

Sekeluarnya dari kantor kepala sekolah, Young Do dan Kim Tan kembali perang kata-kata; Young Do berusaha ‘memencet jerawat’ Kim Tan dengan memberi penekanan bahwa Ibu Kepala Sekolah itu lebih peduli pada karirnya dibandingkan dengan keselamatan ‘anak’nya sendiri tapi kata Kim Tan:

Setidaknya gue masih punya Ibu untuk merasa seperti itu

Tetap dengan ancaman yang sama, yang mulai terasa membosankan… Kim Tan menebak bahwa Young Do tidak akan bisa membuka rahasia itu, karena kalau rahasia itu terbuka Young Do tidak akan punya apa-apa lagi untuk mempermainkan dirinya (that’s actually kinda smart!). Young Do berusaha mengancam lebih lanjut walaupun terasa tidak meyakinkan. Kim Tan meninggalkan Young Do di lorong sekolah dengan determinasi baru di matanya, menyiapkan dirinya sendiri untuk saat-saat terburuk itu terjadi ketika semuanya menjadi berantakan.

Bo Na, Kang Ye Seoul dan Myung Shik ketemu di studionya, mereka semua heran karena Kim Tan dan Young Do yang seharusnya akrab berkelahi dengan hebohnya; bahkan Myung Shik yang seharusnya paling akrab dengan mereka berdua hanya tahu bahwa ketika Kim Tan pergi ke Amerika, secara misterius Young Do tidak datang untuk mengantarkan. Sementara itu Eun Sang curhat ke Chan Young kuatir bahwa Young Do sudah tahu kalau dia bukan OKB, tapi Chan Young lebih mengkuatirkan fakta bahwa Kim Tan naksir Eun Sang.

Di sekolah ini, banyak banget yang pingin lihat Kim Tan jatuh. Tapi karena mereka tidak bisa mengutak atik anak pemilik sekolah. Kalau sampai anak-anak tahu Kim Tan suka sama lo, mereka tidak akan tinggal diam, karena melalui diri lo mereka bisa membuatnya marah. Itu yang saat ini sedang dilakukan Young Do.

Ep09_09

I Love Chan Young, but nooo!!!

Ah! Chan Young… kesimpulannya yang salah yang membuat drama ini ada… hehehe; Eun Sang tampak super kuatir karena kata-kata Chan Young tersebut.

Sepulang sekolah di depan istana Kim, Eun Sang bertemu/dicegat Kim Tan yang berusaha segala cara untuk mendapatkan perhatian dari si gadis; mulai dari mengembalikan handphone, secara kasual menceritakan hal buruk yang terjadi padanya sampai teriak-teriak untuk mencegahnya masuk ke rumah. Tapi Eun Sang sudah bertekad untuk menjauh dari pangeran, dan dia tidak akan membiarkan sebersit simpati yang sedang menghampiri untuk menghancurkan tekadnya itu.

Ep09_10

 

Kim Won tiba-tiba datang sehingga menyaksikan adiknya memegang lengan putri pembantu di rumah mereka walaupun pada akhirnya ia tidak memberikan komentar apa-apa. Kim Tan yang haus kasih sayang berusaha membujuk kakaknya untuk kembali ke rumah karena ia tidak pernah berniat untuk mengambil apa-apa darinya.

Memangnya apa yang kamu inginkan penting? Yang lebih penting adalah apa yang diinginkan oleh pemegang saham. Jadi tanpa melakukan apa pun, kau sudah jadi gangguan buat aku.

Oof, I feel You Kim Tan… ditolak 2 kali oleh 2 orang yang paling ingin ia dapatkan kasih sayang dalam rentang waktu 5 menit… Must be hard. Sesedih apa pun ia saat itu, ia masih ingin melindungi Eun Sang dari kakaknya, sesampainya di kamar Kim Tan langsung mengirimkan sms untuk tidak ke gudang anggur karena Eun Sang bisa ketemu dengan kakaknya.

Contradictive Attitude of Kim Won

Contradictory Attitude of Kim Won

Cut to: Gudang Anggur… Eun Sang dan Kim Won liat-liatan. Hee.. Tapi Kim Won seperti orang yang berbeda kalau ngga ada Kim Tan; dia hangat dan ramah terhadap Eun Sang yang sempat tertegun melihat keramahannya. Interaksi mereka tidak lama, tapi Kim Won sempat mengetahui bahwa Eun Sang tinggal di rumah itu dan bersekolah di SMA Jeguk. Sekembalinya di hotel, Hyun Jo sudah menanti, ia sempat tersenyum penuh antisipasi ketika melihat Kim Won tapi tiba-tiba Rachel menyapa Kim Won dan hal itu membuat Hyun Jo mengurungkan niatnya dengan raut wajah penuh kekecewaan. Kenapa ga jadi sih? Kenapa ga nelp dulu sih? What’s the purpose of that scene?

Kim Won dan Rachel seperti biasa bisa ngobrol dengan santainya, satu hal yang ngga bisa dilakukan dengan orang lain… hmmm, could it be possibility of another entangled love line? Dari Rachel, Kim Won jadi tahu bahwa adiknya lagi suka sama cewe lain dan oleh sebab itu berkelahi karenanya. Menjumlahkan satu dengan satu, Kim Won menarik kesimpulan bahwa cewe yang dimaksud adalah gadis yang baru dia temui di rumahnya. Somehow gue merasa, Kim Won mulai bersimpati terhadap adiknya.

Malam itu diakhiri dengan ketiga komponen dari cinta segitiga kita menyadari perasaannya masing-masing dan merenung terpisah. Kim Tan di kamarnya yang… yah, dari awal dia selalu tahu dan yakin dengan perasaannya sendiri; Eun Sang mengeringkan bajunya sambil teringat ciuman paksaan pertamanya dengan Kim Tan dan Young Do di mini market, teringat pertama kalinya dia melihat Eun Sang. Now we know, who is facing to whom…

Ep09_12

Paginya Kim Tan sengaja memanggil sopir subuh-subuh, berusaha lebih pagi dari Eun Sang; setelah satu jam lebih menunggu tanpa hasil Kim Tan pun berangkat sekolah tanpa Eun Sang, bertanya-tanya sepagi apa dia berangkat. Tapi dikelas ada satu bangku kosong, yang berada tepat di tengah Kim Tan, Young Do, Chan Young dan Rachel… sambil mendengarkan sang Guru membacakan cuplikan dari The Great Gatsby (yang gue rasa bukan kebetulan aja dibacakan di drama ini) semua orang melirik ke bangku itu seakan-akan itu adalah lubang hitam yang akan mengeluarkan api/alien/power rangers setiap saat.

Eun Sang yang sedang galau berkeliaran di kota berusaha menjernihkan pikirannya, pihak sekolah yang mencari-carinya menelpon ke Mama Eun Sang. Walaupun tidak bisa menjawab, si Mama akhirnya mengetahui kalau Eun Sang bolos.

Ep09_13

Kim Tan yang dari awal memang tidak konsentrasi di kelas, meloncat seketika bel berbunyi. Keempat temannya menengok, sudah maklum dan mengira bahwa Kim Tan yang ekspresif (baca:lebay) akan melakukan itu. Tak bisa juga menghubunginya, ia meminta bantuan Chan Young yang kemudian menyarankan suatu tempat yang sering Eun Sang datangi ketika merasa sumpek. As expected, it was a free movie theater that she often visit. Kim Tan cuma duduk beberapa baris dibelakangnya, memberikan waktu untuk Eun Sang berpikir. Ia baru menampakkan diri setelah Eun Sang merenung di depan toko dreamcatcher yang membawanya kembali ke California ketika ia memberikan salah satunya pada Kim Tan. Eun Sang tidak mengira kalau Kim Tan selama ini bersamanya, ia mengkuatirkan Kim Tan yang sedang menunggu keputusan dari komite disipilin malah bolos dari sekolah. Tapi itu adalah hal terakhir yang ada di pikiran Kim Tan… ia pun menggandeng (yay! menggandeng) Eun Sang pergi dari situ.

Ep09_14

Eun Sang merasa bersalah atas semua hal buruk yang terjadi pada Kim Tan, walaupun Kim Tan bersikeras bahwa hal itu bukan karena dirinya. Ketika Eun Sang pun sama-sama kerasnya, Kim Tan hanya bilang bahwa apa pun yang terjadi ia akan tetap memegang tangan Eun Sang dan berharap Eun Sang akan berada di depannya ketika ia berlari ke arahnya. Eun Sang menolak, dia akan melarikan diri bila hal itu terjadi. Hal ini membuat Kim Tan (lagi-lagi) meledak dan bertanya apa yang harus dia lakukan bila saat ini dia begitu menyukai Eun Sang…

Eun Sang: Gue juga suka sama lo… tapi terus kenapa? Yang gue mau cuma menyelesaikan sekolah, hidup sederhana sesuai ‘tempat’ gue; bahkan rencana sederhana seperti itu ga bisa gue dapetin, apa bagusnya dengan gue suka sama lo? Anak-anak di sekolah ga ada yang tahukan tentang keadaan rumah lo yang rumit? Lo ga akan bisa melindungi gue, lindungi diri lo sendiri.

Eun Sang hits all the right note… maka walaupun Kim Tan sempet kaget dengan keterusterangan Eun Sang, ia pun disadarkan dengan argumen realistis hasil pemikiran sepanjang harinya Eun Sang. Ngga mampu lagi menahan emosi, ia pun pergi meninggalkan Eun Sang. Poor our lil love birds.. and good for Eun Sang to be able to think logically even if it’s not for long.

Ep09_15

Yess!! I love Eun Sang when fearless

Berbekal kartu imigrasi dari Rachel, Young Do berhasil menemukan rumah lama Eun Sang maka misteri tentang si OKB pun terpecahkan. Tapi apa iya? Karena ketika Young Do menanyakan keberadaan Eun Sang pada seorang ahjumma, ia menjawab bahwa mereka pindah ke daerah orang kaya.

Tutor Hyun Joo berhenti dari pekerjaannya dan menemui Sekretaris Yoon; ternyata mereka membicarakan pekerjaan baru Hyun Joo sebagai guru di SMA Jeguk. Hal ini bukan kebetulan semata karena akan dijadikan sebuah publisitas pencitraan untuk menyoroti Hyun Joo yang merupakan anak hasil beasiswa Jeguk yang kemudian dipekerjakan juga oleh Jeguk. Sekretaris Yoon yang sudah terlalu lama di posisinya bisa melihat sejarah akan berulang terhadap kedua pangeran Jeguk. Ia pun menanyakan kabar Eun Sang ke anaknya sekaligus kabar anaknya sendiri, karena ia tahu betapa ganasnya sekolah itu.

Eun Sang diganggu dua anak SMA yang kurang ganteng, ia masih Eun Sang yang dulu yang ngga takut sama anak-anak nakal kayak begitu; sayangnya Young Do dateng dan langsung bikin onar ke kedua orang itu berusaha menjadi pahlawan. Eun Sang masih bersikap hostile terhadap Young Do, merasa selama ini Young Do menganggunya. Hal itu agak membuat Young Do tersinggung karena selama ini ia tidak merasa mengganggu (hah! menjegal seseorang sampai jatuh bukan ganggu?). Ia menceritakan fakta bahwa ia baru saja menemukan rumah lama Eun Sang dan mengetahui kemana dia pindah, tapi ia tetap tidak yakin bahwa Eun Sang OKB.

Eun Sang: Gue emang bukan OKB, gue dari golongan ‘bantuan kesejahteraan’, trus kenapa? Lo mau mengusir gue keluar dari sekolah?

Young: Ngga, karena gue suka sama lo… tapi lo ga suka sama gue kan?

Eun Sang: Apa?

Eun Sang is still that brave girl when outside the hell hole

Eun Sang is still that brave girl when outside the hell hole

Okay, standing applause for honesty in this drama… but people in this world has an odd way of showing their affection, yeah? Is it the money? or is it the age of being high-school student?

Eun Sang masih enggan masuk ke rumah dan nongkrong di pintu masuk ketika ibunya pulang dari membuang sampah; seperti anak baik pada umumnya Eun Sang mengaku bahwa hari ini dia bolos. Ia heran mengapa Ibunya tidak bertanya apa-apa ketika tahu bahwa sekolah menelpon untuk menanyakannya.

Karena kupikir kamu sedang melewati masa yang sulit, kalau aku menanyakannya, keadaanmu akan semakin sulit.

Ep09_17

Aw Mom!! You’re the coolest… even after seeing only this episode for the purpose of delivering a recap that I have to finish, you still move me into tears. Best Mom in kdramaland. Setelah percakapannya dengan sang Mama, Eun Sang mendapatkan ketegarannya kembali, ia pun bertekad untuk kembali ke sekolah dan bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Menyibukkan diri dengan kegiatan ekskul broadcastingnya, Eun Sang bahkan tidak bertegur sapa ketika berpapasan dengan Kim Tan.

Ep09_18

Mama Eun Sang ditelpon oleh ketua POMG yang sekaligus mama Sunbae Hyo Shin. Panik, ia meminta tolong mama Kim Tan untuk menjawabkan. Setelah berulang-ulang kali menolak untuk datang ke rapat POMG, mama sunbae tidak mau lagi mendengar kata ‘tidak’ dan memaksanya untuk datang, mengira bahwa ia sedang berbicara dengan mama Eun Sang. Hal ini memberikan ide bagi mamanya… untuk datang ke rapat itu, tapi bukan sebagai mama Kim Tan. Omo!! Are you really going to do what I think you’re going to do? This should be awesome… and solving everybody’s problem. Best idea so far. Go Team Mama!!!

Mama Kim Tan pun datang ke venue rapat yang seperti resort berbintang lima, dressed up from head to toe, pake the very limited birkin bag (bener ga tuh merknya) dan mobil yang paling mahal. Ibu-ibu peserta rapat melihat iri ketika tas itu diletakkan di meja, rahang mereka semakin jatuh ketika tahu ia adalah ibu dari anak pindahan Cha Eun Sang. Hahaahah!! That scene was awesome… Rachel’s mom face was priceless…

Ep09_19

The significance of someone is measured by the brand name of her bag

Agenda Rapat: membahas masalah dana untuk acara camping anak-anak = memamerkan kekayaan masing-masing; mama Kim Tan yang selama ini ngga pernah ikutan rapat-rapat begituan, langsung menyanggupi semua pengeluaran yang tersisa… yang ternyata terdiri dari tiket penerbangan, seragam, makanan erm… basically everything. But oh well!! I’m rich anyway kan? Tepuk tangan… *plok plok plok… Ha! Lucu abis ibu-ibu itu. Mama Kim Tan langsung di atas angin, tapi langsung jatuh lagi ketika tahu Ibu Kepala Sekolah alias mama palsu Kim Tan dateng; saking gugupnya Mama Kim Tan nyeplos ga jelas yang malah bikin orang melihat bahwa Eun Sang deket banget ama Kim Tan, di depan mamanya Rachel. uh Oh.. this cant be good…

Tapi akibat perbuatan Mama Kim Tan bener-bener menyelamatkan Eun Sang, di tengah cercaan anak-anak materialistis dan hampir terpojok; Myung Soo masuk dan memberi kabar bahwa mamanya Eun Sang keren abis dan bikin ibu-ibu yang lain ga pede dan akhirnya membiayai semua pengeluaran camping mereka kecuali hotel dan tenda. Semua anak ga ada yang bisa percaya, bahkan ‘anak’nya sendiri. Hee…

Ep09_20

Kim Tan dan Young Do tinggal berdua di sekolah menyelesaikan hukuman mereka bersihin kaca… dengan bentuk bangunan hemat energy seperti itu, hukuman bersihin kaca adalah hal terakhir yang gue mau, sampai atap gitu kacanya. Seperti biasa kebersamaan mereka diakhiri dengan sindir-sindiran ibu-aslimu-kau-tidak-punya-ibu, kelihatan jelas bahwa Kim Tan sama sekali ga pernah mau menjalani ritual itu kalau ga di provokasi sama Young Do… tapi Kim Tan juga bukan seseorang yang terima untuk dikalahkan. Tipe cowok Lo-Jual-Gue-Beli. Dan kali ini dia state itu dengan jelas, bahwa dari tiga tahun yang lalu, Young Do yang mulai duluan. Seperti biasa, Young Do berakhir dengan terdiam… ga jelas nih Young Do.

Ep09_24Di rumah, Kim Tan memarahi ibunya karena pergi ke rapat itu; ibunya langsung meminta maaf… menyedihkan sekali bahwa alasan dia melakukan itu adalah untuk tahu bagaimana sekolah anaknya, seperti apa orang tua teman-temannya, bagaimana rapat POMG dijalankan; mengharukan ketika Kim Tan menyadari kesulitan yang (juga) dialami oleh sang Ibu. He’s actually a good son…

Tiba-tiba mereka diinterupsi dengan kedatangan teman sekolah Kim Tan, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Young Do. What!?? You can not just leave him alone do you? Kurang kerjaan banget sih nih orang.. masalahnya apa sih? Dan dia pun menjadi total brengsek ketika memperlakukan mama Kim Tan seperti pembantu dan merendahkan seorang ibu. Okay, you can play around with Kim Tan, but that is not a reason to disrespect an elder. You brat!!! Kasian Mama Kim Tan. Our great boy, stop her from getting the drink that Young Do asked, and just plainly introduce her as his mother. Way to go, Kim Tan. Itulah yang terjadi ketika seorang tikus di dorong-dorong terus hingga terpojok, ia akan balik menggigit.

Ep09_21

If Kim Tan doesn’t hit you, I will Young Do!

Mereka meneruskan pembicaraan di luar… di saat yang sama dengan Eun Sang pulang dari sekolah. oh No!!! And she’s to preoccupied with her phone to notice them. Great, now Young Do knows that Eun Sang lives there too. Tapi Kim Tan masih berusaha menutupi fakta bahwa Eun Sang tinggal di rumah itu dengan mengatakan bahwa ‘janji’ mereka terpaksa harus dibatalkan, dengan tidak meyakinkan Eun Sang mengikuti petunjuk dari Kim Tan.

Ep09_23

Young Do: Dia datang di siang hari bolong ke rumah mu yang banyak rahasia… artinya cuma satu. Kalian kakak adik?

Hahaha… jangan nambah trik drama klasik seperti itulah Young Do. Kim Tan mencemooh kesimpulan Young Do yang kelewat imajinatif dan menegaskan bahwa Kim Tan dan Eun Sang adalah ‘pasangan’ dan membuat Young Do meradang. Bukan cuma itu, Kim Tan bersiap untuk membalas dendam atas kelakuan Young Do yang (menurut gue juga) kelewat batas.

Kim Tan: Gue mau balas dendam, seharusnya lo sudah antisipasi ini yang bakal terjadi setelah datang ke rumah gue. Ikut aja… tapi lo pasti akan menyesal.

Hal berikutnya, kita berada di ruang kerja Ayah Young Do yang galak itu. Dengan bersikap layaknya murid teladan, Kim Tan mengunjunginya dengan alasan baru datang dari US, Young Do menyerobot masuk dengan muka panik… Hah!! Dengan memasang muka paling ramah, Kim Tan meminta maaf ke ayah Young Do dan menceritakan bahwa mereka berkelahi dan Kim Tan memukul Young Do dua kali. Ayahnya tak masalah dengan kejadian itu dan bahkan memuji Kim Tan yang secara ksatria meminta maaf. Tapi begitu Kim Tan meninggalkan Bapak dan anak tersebut sendiri, Young Do ditampar… bukan karena berkelahi tapi karena kalah dari Kim Tan. Wow!! Great Dad!! Ayah Young Do membuka ikat pinggangnya bersiap memberikan siksaan yang lebih berat (Auughh!!) ketika terdengar dering telpon yang bukan milik keduanya. Ayahnya tampak panik dan menyuruhnya pergi, tapi Young Do malah menuju ke sebuah pintu, ketika pintu itu dibuka seorang perempuan berdiri disitu.

Ep10_1

Young Do: Apakah ayah melakukan ini ketika Ibu masih ada? Ataukah Ibu salah satu dari wanita seperti ini?

Mmm, okay! gue bukannya pro kekerasan ya, tapi gue approve dengan apa yang dilakukan Kim Tan. Young Do brengsek banget dengan melakukan apa yang dia lakukan ke seorang Ibu – apapun statusnya, dan seorang lelaki harus bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya dan siap menghadapi serangan balas dendam. Yang membuat gue approve juga adalah, apa yang dilakukan Young Do melukai hati orang lain selain mereka berdua, sementara Kim Tan lebih bisa memanipulasi keadaan yang mana pada akhirnya yang disakiti adalah Young Do bukan orang lain diluar perseteruan mereka.
Gue rasa Kim Tan juga ga menduga Young Do akan menemukan wanita di lemari itu, yang menurut gue lebih menyakitkan hati Young Do dibanding tamparan sang Ayah.

Young Do teringat kejadian 3 tahun sebelumnya, ketika ia dan Kim Tan masih sahabat karib dan sedang main game di salah satu kamar hotel. Keliatannya seharusnya mereka tidak ada disitu karena begitu mereka mendengar seseorang akan memasuki kamar tersebut, mereka berhamburan sembunyi ke dalam lemari. Pengunjung yang datang ternyata Ayah Young Do bersama seorang wanita yang bukan ibunya, dan mereka akhirnya menjadi saksi perselingkuhan sang Ayah. Jadi disini awal mula Young Do menjadi violent?

Ep10_2

Kim Tan mengingatkan Young Do kembali, untuk tidak membawa-bawa keluarga di perseteruan mereka… Message received well!! Well Done Kim Tan! Tapi Young Do ga mau kalah, dia setuju untuk tidak bawa keluarga, maka tinggal satu orang yang bisa dibawa-bawa: Eun Sang yang malang. Hadeh hadeh! Kalian membicarakan seorang gadis kayak ngomongin tamiya! Boys!!

Di rumah, Mama Kim Tan kuatir banget dengan kejadian sebelumnya… Mama Eun Sang duduk di sebelahnya memberikan pijatan lembut di telapak tangan. Aaww.. their relationship is so sweet. Ketika Kim Tan sampai di rumah, mamanya menyuarakan kekuatiranya. Kenapa Kim Tan memberitahu Young Do bahwa ia ibunya, Ayah Young Do akan menikahi ibu Rachel, bagaimana kalau sampai mereka tahu? Kim Tan yang lelah dengan semua rahasia itu bertanya mengapa mereka tidak boleh tahu, dan meminta maaf pada sang Ibu karena tidak merasakan hal yang sama yang dirasakan ibunya.

Karena Eun Sang belum juga pulang, Kim Tan sms dan memberitahukannya bahwa Young Do sudah pulang. Sesampainya di rumah, Kim Tan membawa Eun Sang ke gudang anggur untuk menyamakan cerita. Kim Tan bilang bahwa mereka pacaran, Eun Sang pun langsung panik dan marah-marah, menyebut Kim Tan terlalu manja untuk tahu dunia yang sebenarnya. Hal ini membuat Kim Tan tersinggung.

Eun Sang: Oke, mari kita coba pacaran… lo putus dari Rachel dan diusir dari rumah, setelah itu kita putus… akhirnya cuma gue yang sendiri yang sakit.

Kim Tan: Kenapa lo bisa yakin banget kalau kita akan putus.

Eun Sang: begitu semua orang tahu kalau kita pacaran, gue dan ibu gue akan tinggal di jalan. Emangnya gue cocok buat lo, emangnya lo cocok untuk gue?

Kim Tan: Emang bener, lo ga pantes buat gue… bukan karena lo menjatuhkan harga diri gue, atau karena lo sebut-sebut rahasa keluarga. Tapi karena gue mengeluarkan semua keberanian gue buat lo, sementara lo ga melakukan apa-apa. Gue kira lo mimpi indah, ternyata lo cuma mimpi buruk.

Ep10_3

Yah, setiap orang bisa melihat masalah dari sisi yang beda-beda… si cewe sudah terlalu lelah dengan kesulitan hidupnya selama ini sementara si cowo baru kali ini jatuh cinta. Dalam hal ini gue ada di pihak Eun Sang, seharusnya Kim Tan lebih sabar karena dalam hal kehidupan, Eun Sang berada di posisi yang lebih di bawah. Tapi itu kita yaa… umurnya udah 30, kalau ini kan ceritanya Kim Tan adalah cowo 18 tahun yang masih meledak-ledak.

Besoknya di sekolah, semua anak memperlakukan Eun Sang 180 derajat; tapi Eun Sang tidak serta merta mengambil kesempatan itu untuk berteman dengan anak-anak materialistis tersebut dan hanya mengatakan bahwa ia tidak ingin menjadi akrab dengan mereka. Way to go Eun Sang. Sementara Young Do sudah melancarkan serang sebelum pelajaran pertama dimulai. Dia menghampiri Rachel dan menanyakan berapa kali Rachel main ke rumah tunangannya, dengan cerdasnya Young Do hanya memberikan informasi-informasi yang provokatif tapi ngga lengkap, yang bisa membuat lawan bicaranya makin penasaran.

Ep10_4

Pelajaran pertama dimulai yang artinya, membersihkan jendela untuk dua berandal kita… mereka berdua tidak bisa melaksanakan hukuman tersebut tanpa saling mengganggu. Di seberang gedung, Eun Sang yang sedang di kelas bahasa inggris bersama Chan Young teralihkan perhatiannya ke Kim Tan. Chan Young menanyakan – dengan metode klasik ala anak SMA; surat-suratan – berbagai macam hal yang tidak dapat dijawab oleh Eun Sang, ketika Chan Young menanyakan apakah ia berantem dengan Kim Tan, akhirnya Eun Sang mengakui bahwa yang ia lakukan adalah “melarikan diri”

Ep10_5

Ada momen manis ketika Eun Sang berjalan di atap sekolah (bahaya banget nih sekolah…) dan teringat ciuman paksa pertama mereka; sementara Kim Tan duduk di level yang sama di gedung sebelah. Ketika ia berdiri maka mereka pun seolah berhadapan padahal dipisahkan oleh jarak; personifikasi yang tepat untuk keadaan kedua orang itu.

Ep10_6

Giliran Eun Sang untuk diganggu Young Do yang penasaran, di perpustakaan Young Do menghampiri Eun Sang dan berusaha mengorek identitas ibunya. Tak mau terpancing, Eun Sang mengusir Young Do karena dia harus persiapan untuk mid test.

Ep10_7

Guess whose test the last picture belongs to…

 

Setelah mid test, anak-anak berkumpul di papan pengumuman untuk mengetahui hasilnya. Chan Young dan Rachel di posisi pertama dan kedua, Bo Na di posisi 37. Kedua jagoan kita? Pertama dan kedua dari bawah… hahaha Kim Tan di bawah Young Do padahal Young Do ngerjain tesnya ga niat dan cuma jawab A untuk semua pertanyaan, berlawanan dengan Kim Tan yang keliatan serius jawabnya. Ada suatu momen dimana Young Do cuma tertawa, menunjukkan ada harapan untuk persahabatan mereka berdua. Kim Tan yang malu bukan main, mencegah Eun Sang untuk melihat papan pengumuman tersebut – dengan mencemoohnya. Lo emang de best dah Kim Tan.

Untuk persiapan LDK, guru mereka mengabsen anak-anak yang tidak akan ikut camping; Kim Tan dan Young Do berada di daftar tersebut… tapi Young Do berubah pikiran di saat terakhir dan akhirnya ikut acara camping tersebut. Rachel mengajak Kim Tan bicara di luar kelas untuk mengundang ia dan ibunya makan bersama, lebih baik brunch karena mereka ga punya cukup topik pembicaraan untuk dinner sama-sama. Hahaha.. kalkulasi yang bagus. Dibalik eksteriornya yang dingin ternyata Rachel penasaran juga atas apa yang dilihat Young di rumah Kim Tan, tapi ia tidak berhasil mendapat informasi apa-apa.

Sekertaris Yoon secara ga sengaja satu lift dengan orang suruhan sang Ayah, ia cukup pintar untuk menangkap basah orang tersebut tanpa terlihat mengintimidasi. Ketika ia sedang mem-brief Kim Won untuk urusan bisnis, ia memperingatkan Kim Won untuk tidak menemui Hyun Joo sementara waktu, karena ayahnya sedang memata-matainya. Malang untuk Hyun Joo yang memang sedang menunggu Kim Won. Kim Won yang jauh dalam hatinya lebih memilih kekuasaan akhirnya memilih untuk membatalkan janjinya dengan Hyun Joo. A perfect opposition to his brother, hey!?

Ep10_9

Brunch kedua keluarga berlangsung dingin dan artifisial, mama Rachel menggunakan kesempatan ini untuk menanyakan siapa Cha Eun Sang yang menurut ‘ibu’nya membicarakan Kim Tan setiap hari (hahaha… I knew it would be a problem). Rachel menerangkan bahwa mereka berdua ‘dekat’ dan menambahkan bom dengan menanyakan bagaimana caranya membatalkan pertunangan mereka. Kedua ibu langsung panik dan memutuskan untuk membicarakannya tanpa anak-anak mereka. Oy!! It’s your kids future your are talking about!!

Di luar Kim Tan menanyakan maksud dan tujuan Rachel melakukan tersebut.

Rachel: Biar lo tau bagaimana dunia ini bekerja, kita liat aja bagaimana kedua keluarga kita akan bereaksi. Pada akhirnya kita akan tahu apakah lo bisa melepaskan semua ini untuk Eun Sang.

Kim Tan: Wah, lo lebih buruk dari dugaan gue…

Rachel: Ngapain aja lo ketika perasaan gue berubah menjadi kemarahan.

Ep10_10

Wuahaha… keren Rachel. That’s the perfect line if you have a cheater as a boyfriend. Belum selesai mereka bicara, handphone Kim Tan sudah berdering.

Ayah Kim Tan menginterogasi alasan Rachel meminta untuk membatalkan pertunangan, ketika ia mendengar bahwa alasannya adalah Kim Tan tidak suka dengan Rachel, ia mencemooh. Menggarisbawahi bahwa statusnya yang adalah anak tidak sah, membutuhkan orang sebagai Rachel sebagai jaminannya untuk kekuasaan. Bahwa keadaan akan lebih baik bila Kim Tan tetap di US, untuk semua orang. Kecewa, Kim Tan hanya mengkomentari bahwa keluarga ini jauh lebih buruk setelah dia datang.

Sementara itu, Mama Kim Tan menginterogasi Eun Sang atas keadaan di sekolah, mengira bahwa alasan Rachel memutuskan hubungan adalah karena Young Do memberitahu semua orang tentang rahasi ibu Kim Tan. Tapi Eun Sang hanya diam pura-pura tidak tahu. Kim Tan tiba-tiba masuk dan protes pada ibunya untuk tidak membuat Eun Sang jadi mata-matanya lagi.

Di luar, Eun Sang berusaha bertanya pada Kim Tan mengapa ia tidak ikut camping… pura-pura cuek Kim Tan terus naik menuju kamarnya. Eun Sang yang awalnya ragu untuk menyusul akhirnya memberanikan diri untuk menaiki tangga yang akan membawanya ke kamar Kim Tan. Ia akhirnya masuk ke kamar Kim Tan dan terpaksa harus tinggal lebih lama karena tiba-tiba mama Kim Tan datang menanyakan pembicaraannya dengan sang Ayah.

Ep10_11

Eun Sang ingin merubah pikiran Kim Tan untuk ikut camping karena ibunya sudah menghabiskan banyak uang. Tapi Kim Tan bersikeras untuk tidak ikut. Ketika Eun Sang akan meninggalkan kamar, Kim Tan berusaha menahannya, lalu kita kembali lagi ke pembicaraan duniamu-duniaku-berbeda… (mulai merasa lelah dengan hal yang sama berulang-ulang nih.)

Eun Sang: Buat gue banyak sekali pintu yang ga boleh gue masuki, kamar lo adalah salah satunya.

Kim Tan: (memberikan serangan pelukan belakang), Sabar ya, gue lagi cari cara untuk membuka semua pintu itu buat lo. Selamat bersenang-senang di camp, gue bakal kangen…

Ep10_12

Aawww Kim Tan, lo harus lebih sering menunjukkan sisi lo yang ini, okeh… gelepek-gelepek deh nanti Eun Sang nya.

Hari Camping pun tiba di camping site terindah yang pernah gue liat, semua anak mengenakan baju hiking yang keluar dari katalog winter terbaru, tenda mewah yang setingkat dibawah tendanya harry potter, wuaah… being rich is nice! Myung Shik sibuk foto-foto termasuk Young Do yang lagi bantu Eun Sang mendirikan tenda; saat itulah dia teringat bahwa ia pernah ketemu Eun Sang yang setengah tidur pake piyama keluar dari rumahnya Kim Tan. Walaupun Eun Sang mencoba mengelak, tapi Young Do tampaknya mulai curiga.

Ep10_13

Di sekolah, Kim Tan nongkrong sama sunbae Hyo Shin… gue selalu suka kalau mereka lagi bareng. Kim Tan mengungkit kunjungan terakhir sunbae yang ternyata menyangkut percobaan bunuh diri. Aaawww, karena itu kalian deket? Kim Tan ada di deket lo di saat terburuk lo ya sunbae? Ketika Kim Tan menanyakan keadaan di rumah, sunbae mengatakan tidak ada yang berubah dan bahwa ia sedang merencanakan event besar dan belum memutuskan apakah akan ia laksanakan.

Ep10_14

Paintball scene is simply cute… suka banget liat Bo Na ‘bunuh’ Rachel bahkan sebelum permainan dimulai, Myung Shik yang ga sengaja ‘bunuh diri’, dan sandiwara dua kekasih yang harus saling bunuh antara Bo Na dan Chan Young yang akhirnya dibunuh dua-duanya oleh orang lain. Eun Sang berhasil bunuh Young Do, karena kesel ditanya-tanyain melulu… hahaha, bisa jadi Matahari nih Eun Sang.

Ep10_15

Young Do ngerjain Eun Sang (lagi) dengan bilang ke anak-anak bahwa Eun Sang akan mencuci piring makan malam untuk semuanya, dan berakhir dengan Young Do ngelihatin Eun Sang cuci piring (he seriously creeping me out with all the staring…). Chan Young dateng untuk bantuin, disusul dengan Bo Na. Young bertanya pada kedua anak itu apakah mereka tahu bahwa EUn Sang adalah dari golongan sosial…(Love love Bo Na’s reaction yang langsung panik dan nyuruh Young Do diem). Young Do hampir menanyakan hal yang sama pada Myung Soo ketika akhirnya Eun Sang mengajaknya bicara berdua.

Young Do: Kenapa sih, gue harus melakukan sesuatu yang jahat untuk dapet perhatian dari lo? Ada hubungan apa lo sama Kim Tan?

Eun Sang: Apa urusan lo sama hubungan gue dan Kim Tan? Ganggu gue terus aja… gue ga takut lagi sama lo.

Young Do pun tertegun… mungkin udah saatnya lo sadar bahwa yang lo lakukan untuk menarik perhatian cewe itu salah. Dan lo tanya kenapa dia hanya kasi reaksi kalau lo berbuat jahat, mungkin itu yang lo dapet sebagai seorang bully yang jatuh cinta sama targetnya.

Ep10_16

Eun Sang merenung sendiri dan mungkin saat itu menyadari bahwa dia kangen Kim Tan, sehingga ia memutuskan untuk menelponnya… di saat yang sama Rachel dateng juga berusaha menelpon seseorang. Seperti gadis judes pada umumnya, ia merebut handphone dari tangan Eun Sang. Ketika ia melihat last call Eun Sang adalah Kim Tan serta merta tamparan pun melayang. Eun Sang cuma pasrah, tapi kemudian dengan berani mengatakan bahwa ia akan menelpon Kim Tan… Rachel siap menampar untuk kedua kalinya, tapi kali ini Young Do menahannya dan membawa Eun Sang pergi.

Mereka bicara di tempat sepi lainnya… kok tiba-tiba anak-anak pada ga ada semua nih gimana ya?? Dan tentu saja saat itu Kim Tan datang melihat mereka. Young Do yang selalu cari gara-gara pun melakukan manuver peluk paksa… *sigh, this is seriously getting tiresome!!!!

Young Do: Lagi ngapain lo disini? Ga liat kami lagi asyik?

Kim Tan: Gue jauh-jauh dari Seoul untuk menghentikan kalian asyik-asyikan.

Young Do: Tolong yang bilang ke Eun Sang, sepertinya gue suka sama dia. Dia ga percaya kalau gue yang bilang, tapi pasti percaya kalau lo yang bilang. Nyebelin…

Ep11_1

Kim Tan yang salah paham malah marah-marah ke Eun Sang, alih-alih kangen-kangenan dia langsung balik ke mobil sunbae Hyo Shin dimana Rachel sudah menunggu. Di hotel, Rachel sengaja cerita bahwa ia menampar Eun Sang seolah-olah kalau Kim Tan tau itu Kim Tan akan bertekuk lutut padanya.

Ep11_2

Ketika mau kembali ke tenda, Eun Sang mendengar temen setendanya ngegosip tentang Young Do meluk Eun Sang pernyataan pedas lainnya. Untuk pertama kali Young Do menunjukkan ketulusannya. Ia menyuruh Eun Sang untuk tidak mendengarkan cewe-cewe itu, jangan terluka dan jangan menghalangi jalannya ketika ia mengambil sepatu-sepatu mereka dan mencemplungkannya ke ember. Wiiih, dingin banget tuh nantinya!

Ep11_3

Eun Sang dan Young Do akhirnya melakukan percakapan yang sebenarnya, Young Do berharap Eun Sang tidak pernah menjawab pertanyaannya karena itu artinya dia ga punya bahan omongan lagi sama Eun Sang (aaww). Ia memberikan 5 kemungkinan kenapa Eun Sang tinggal di rumah Kim Tan (smart ass Young Do) tapi menurutnya kesemuanya tidak mungkin. Eun Sang hanya terdiam sampai akhirnya Young Do memberikan pertanyaan terakhir:

Young Do: Lo beneran suka sama Kim Tan?

Eun Sang: Iya

Ep11_4

burn…

 

What a relief… our girl is finally found her spine again. Young Do terlihat kecewa namun tetap sportif. Dia bukan orang jahat kok sebenernya, cuma butuh kasih sayang aja.

Mama Rachel memergoki Papa Young Do di salah satu tempat karaoke yang ada hostess nya, meributkan soal artikel mengenai mereka yang akan terbit keesokkan harinya. Karena satu dan lain hal ia meminta pada ayah Young Do supaya artikel tersebut ditunda 2 hari. Ketika mama Rachel beranjak pulang ia melihat Mama Ye Sol yang memang adalah pemilik bar tersebut. Uh Oh.

Ngomong-ngomong soal Ye Sol, anak itu lagi curhat sama ibunya karena sepatunya dicemplungin ke air… Eun Sang yang mencuri dengar merasa bersalah tapi cuek aja dan bersiap tidur, entah kenapa ia menoleh ke arah pintu tendanya dan terkejut melihat Kim Tan disitu. Kim Tan mengajak Eun Sang ke suatu tempat:

Ep11_5

Romantic Kim Tan is back

Waahhh… you are so romantic Kim Tan. Bukannya merajuk atau menolak seperti yang dikira Kim Tan, Eun Sang malah berlaku sangat manis sampai bilang kangen segala. Lucu banget, Kim Tan mikirnya Eun Sang di bully begitu kerasnya sampai jadi gila. Tapi kata Eun Sang:

Kita jauh dari rumah, tidak anak-anak, ada lo disini… gue mau masuk ke alam mimpi lagi balik ke midsummer’s night dream

Ep11_6

Maka mereka pun kembali seperti di California, ketika mereka bisa jadi diri mereka sendiri tanpa terbebani urusan materi, keluarga dan teman. Jelas banget tanpa semua itu, mereka sangat nyaman bersama. Paginya mereka kembali ke tempat perkemahan, dengan segala cara akhirnya Kim Tan berhasil menggandeng tangan Eun Sang. Eun Sang teringat tentang papan hollywood yang pernah mereka lihat bersama di California, betapa papan itu terlihat dekat padahal jauh.

Eun Sang: Seperti itulah kau untukku, terlihat dekat padahal jauh sekali. Aku sudah bangun sekarang dari mimpiku, saatnya menjalani hidup lagi.

Kim Tan: Gue harus seberapa dekat lagi untuk tahu kalau gue beneran deket, jangan tarik kesimpulan bahwa gue jauh kalau lo bahkan belum berusaha…

Ep11_7

Harus gue akui, in some ways Kim Tan lebih dewasa dan lebih optimis memandang masalahnya. Padahal di awal seri dia adalah seorang yang sudah siap gagal dan hanya akan bersenang-senang, bertemu Eun Sang membuatnya punya tujuan hidup lagi. Sementara Eun Sang masih terlalu takut untuk bermimpi, ketika untuk hidup normal saja sudah menjadi mimpi yang sulit untuk dicapainya.

Acara dilanjutkan di sebuah hotel terdekat dimana mereka akan mendengarkan pembicara dari alumni-alumni mereka. Ketika akan makan pagi(?) Kim Tan dan sunbae Hyo Shin sudah berada di salah satu meja, Eun Sang menghindar dengan langsung mengambil makan dan duduk di meja sebelah. Myung Soo dan Young Do datang, karena takut Young Do akan duduk dengan Eun Sang, Kim Tan menawarkannya untuk duduk meja yang sama. Rachel bergabung di meja yang sama, ketika Bo Na dan Ye Sol datang mereka tahu bahwa Kim Tan tidur sekamar dengan sunbace Rachel. Serta merta mereka mencemooh Rachel yang sudah berkoar-koar bahwa ia tidur sekamar dengan Kim Tan. Tapi Kim Tan mencoba menyelamatkan muka Rachel dengan mengatakan bahwa Rachel yang tidak membolehkannya tidur sekamar.

Ep11_8

Hal itu memberikan Young Do bahan untuk mengganggu Kim Tan lagi. Eun Sang yang tidak mau terlibat langsung berhenti makan dan pergi ke kolam renang. Young Do mengikutinya, mengganggunya lagi sampai Eun Sang hampir jatuh ke kolam renang. Untungnya Young Do sempat menahannya, namun sedetik kemudian dengan memberikan seringai khas Young Do; ia melepas Eun Sang sehingga akhirnya ia terjatuh ke air. Sontak Kim Tan berdiri menuju kolam renang sambil mengancam semua anak untuk tidak ikut keluar. (So cool!!)

Ep11_9

Eun Sang: Lo ngapain sih? Ini yang lo bilang, lo tulus suka sama gue?

Young Do: Bukan, gue cuma mau contohin apa yang akan dilakukan Kim Tan ke lo, dia akan pura-pura memegang tangan lo, tapi pada akhirnya lo sendiri yang bakal tercebur. Jadi sebelum lo sakit hati, lo lepasin dia.

Kim Tan datang dan langsung menendang Young Do jatuh ke air, sontak semua anak di coffee shop berdiri. Young Do tetap dengan mulut tajamnya sampai menyinggung tentang wanita simpanan. Perkelahian hampir tidak terelakkan kalau sunbae tidak turun tangan, diikuti oleh Chan Young dan Bo Na. Gue suka lihat sunbae marah-marah (Young Do juga…); dan gue suka lihat Bo Na yang nolong Eun Sang supaya dia ga pegangan tangan ama Chan Young.

Sampai di rumah, sunbae disambut oleh ibunya yang sudah mau marah. Sunbae langsung meminta maaf karena tidur di luar rumah, tapi bukan itu yang membuat sang ibu marah, tapi karena sunbae ga datang ke interview untuk masuk sekolah hukum. Ibunya frustasi dan menanyakan (secara retoris) apa mau si sunbae. Dengan mata penuh kepedihan Sunbae bertanya kembali apakah ibunya benar-benar ingin tahu kenapa ia tidak datang ke wawancara, kenapa ia mengumpulkan pil-pil dan minum obat tidur… tapi ibunya tidak peduli dan hanya akan mendengarkan setelah ujiannya selesai. Pffttt!! A lot of bad parents going around in this drama.

There are a lot of scary parents in this drama

There are a lot of scary parents in this drama

Artikel tentang pertunangan antara ayah Young Do dan mama Rachel pun keluar, semua anak bergosip tentangnya dan langsung memberikan selamat ke kedua anak itu, bukan karena mereka akan segera menjadi keluarga tapi karena harga saham menjadi tinggi sekali. Auugh, these kids!!! Eun Sang yang polos mengira hal itu adalah ketulusan sebagai teman, Bo Na menjelaskan lebih lanjut bahwa di sekolah itu tidak ada yang namanya teman… semua tentang koneksi.

Walaupun terlihat tegar, artikel itu sebenarnya mengusik baik Rachel maupun Young Do; sebandel-bandelnya Young Do, ia mengingatkan Rachel untuk tetap kuat dan menelponnya bila terjadi sesuatu. Ketika sendiri, barulah semuanya meresap dan Rachel menangis sendirian. Kim Tan datang berusaha untuk menghiburnya sebagai teman, mengeluarkan amarahnya dengan benar dan berhenti bersikap sebagai orang dewasa.

Eun Sang melihat Kim Tan berusaha menghibur Rachel yang dimata Young Do merupakan tanda kecemburuan, tapi Eun Sang malah menanyakan kabar Young Do, mengkuatirkan dirinya yang sebenernya hanya seorang anak 18 tahun. Young Do tampak terenyuh dengan perhatian yang ga pernah dia dapetin dari siapa pun.

Wouldn't be wonderful if you just be um.. friends?

Wouldn’t be wonderful if you just be um.. friends?

Kim Tan menemukan Eun Sang sendiri di ruang siaran, mendapatkan ide brilian untuk memblokade pintunya dan kemudian menggunakan mic untuk bicara satu arah dengan Eun Sang. Langkah yang tepat untuk bicara sama seorang gadis yang ga mau ngedengerin…

Screen Shot 2014-11-29 at 10.41.48 PMDi dalam hidup gue, banyak sekali kesalahpahaman hanya karena gue lahir, oleh karena itu, gue salalu ingin meng-clearkan semua salah paham yang bisa gue luruskan. Pertama, yang lo liat tadi antara gue dan Rachel cuma persahabatan, jadi jangan salah mengira. Kedua, gue minta maaf ga nolong lo waktu di kolam renang kemarin. Gue ga mau lo di posisi yang sulit, tapi kalau gue tahu gue bakal merasa bersalah, gue harusnya nolong aja waktu itu. Ketiga, lo ngomong apa sih ama Young Do sampai dia terguncang begitu?? Jangan bikin dia terguncang terus dong!!

Hahaha… Kim Tan merusak momen manis yang meluluhkan Eun Sang dengan marah-marah ga jelas. Blokade nya pun ga berhasil karena pintu terbuka di arah yang salah. That was hilarious!!

Young Do mengajak Myung Soo ke sebuah warung ddeokbokki yang sepertinya jadi langganan mereka waktu SMP; sesuatu yang tidak biasa dilakukan lagi oleh mereka. Ternyata artikel mengenai pertunangan kedua kerajaan bisnis itu memberikan pengaruh lebih ke seorang Young Do, dan membuatnya mengingat ketika ia harus kehilangan ibu dan sahabat di waktu hampir bersamaan. Kira-kira setelah Young Do ngambek ga beralasan ke Kim Tan, Kim Tan berusaha membawa Young Do ke warung tersebut untuk menemui seseorang… tapi saking keras kepalanya ia pun menolak walau bagaimanapun usaha Kim Tan membujuknya. Akhirnya Kim Tan menyerah, dan Young Do pun tidak bisa menemui orang tersebut yang tidak lain adalah ibunya. Aaaww…

Ep11_12

Kim Won yang ternyata tahu tentang hubungan sekertaris Yoon dengan mama Rachel menanyakan alasan mereka putus bertahun-tahun lalu. Sekertaris Yoon malah balik bertanya mengapa Kim Won putus dengan Hyun Joo. Bagi Kim Won, mereka tidak putus hanya membuat prioritas: perusahaan kemudian Hyun Joo.

Tapi itu kan pilihan kalian? bukan pilihan kami. Anda dana Esther Lee membuat prioritas. Apakah kami tidak berhak untuk melanjutkan hidup kami?

Kim Won tertegun mendengar komentar sekertarisnya, tapi belum sempat ia melanjutkan percakapan itu mereka dikejutkan oleh seorang tamu yang selalu berpakaian nyentrik. Istri ayahnya…

Ep11_15Ngga jelas juga maksud nyonya yang satu ini apa, yang pasti dia mengingatkan Kim Won bahwa sebentar lagi adalah ulang tahun ke-18 adiknya, dan sama seperti dirinya ketika berusia yang sama Kim Tan pun akan mendapatkan hadiah berupa saham sehingga pada waktunya tersebut ia akan memiliki jumlah yang sama bahkan lebih banyak daripada Kim Won? Hmm… adu domba? Kim Won berniat untuk menginstruksikan sekertaris Yoon untuk mengumpulkan data mengenai saham perusahaan yang dimiliki oleh nama pinjaman, tapi dengan tanpa malu-malu (dan sopan santun), si Ibu menunjukkan bahwa sekertaris Yoon adalah memiliki saham paling besar dari nama-nama palsu tersebut; pun belum cukup, beliau menambahkan pertanyaan apakah ada yang berada di pihak Kim Won di perusahaan ini. Ouch!!

Pulang dari sekolah, salah satu teman ibunya meminta tolong Eun Sang untuk melakukan sesuatu yang membuatnya harus naik ke lantai dimana ruang tidur Kim Tan berada. Walaupun sudah melakukan usaha untuk mengendap-endap, Kim Tan mengetahui bahwa Eun Sang ada di depan kamarnya dan langsung membawanya masuk ke kamar. Mereka berdua sempat lengah, sehingga tiba-tiba saja mama Kim Tan masuk. Uh Oh! Seperti yang sudah diduga oleh Eun Sang, mama Kim Tan naik pitam menebak ada sesuatu dengan mereka. Kim Tan ga menambah keadaan lebih baik ketika ia mengaku menyukai Eun Sang.

Mama Kim Tan: Kamu ngapain sih? Kamu ngga tau kakakmu sekarang CEO?

Kim Tan: Itu memang haknya… Jangan membuatku mendapatkan hal-hal yang kau inginkan. Jangan membuat keputusan atau memilih apa pun untuk masa depan ku, atau siapa yang bisa kusukai. Jangan memilihkan apa pun untukku.

Mama Kim Tan keluar dari kamar dengan meradang… wuaduh, perasaan gue ga enak nih! Eun Sang kembali ke kamarnya, menemukan ibunya dan langsung meminta maaf. Belum sempat ia melanjutkan ceritanya, mama Kim Tan menyerbu masuk dan memarah-marahi  sang Ibu, mengungkit semua jasanya dan bagaimana sang anak malah masuk ke kamar Kim Tan. Tanpa bertanya lebih lanjut ke anaknya, mama Eun Sang serta merta membela… membenarkan bahwa masuk ke dalam kamar adalah salah Eun Sang, tapi selama ini yang mencari-cari selalu Kim Tan, mengapa hanya Eun Sang yang disalahkan. Tapi karena ia mengatakan semua itu dengan bahasa isyarat, Eun Sang mengambil kesempatan untuk merubah artinya menjadi minta maaf pada sang majikan – yang mendapat pukulan maut dari sang ibu.

Ep11_13

Beruntung Kim Tan masuk, meminta maaf pada calon mertua (ngareep) lalu membawa ibunya sendiri keluar dari kamar. Ketika sang ibu mengetahui bahwa putrinya menyukai anak majikan, karena beliau adalah ibu paling super sedunia, ia menawarkan untuk mereka pergi dari dari rumah itu; mengatakan bahwa mereka akan menemukan cara untuk bertahan hidup. Eun Sang menangis sejadi-jadinya meminta untuk dipindahkan kembali ke sekolah lamanya.

Ep11_14

Malamnya, Kim Tan berusaha menghubungi Eun Sang tanpa hasil, dan ketika ia memeriksa kamarnya baik ibu maupun anak tidak berada di dalamnya. Kim Tan menemukan sang Ibu di dapur kemudian menanyakan keberadaan Eun Sang. Ternyata Eun Sang pergi dari rumah itu untuk menginap di rumah salah satu temannya. Karena Eun Sang tidak pernah terlihat punya teman yang bisa ditumpangi, Kim Tan berhamburan berusaha menyusul Kim Tan.

Ep11_16

Setelah berpikir sekian lama, akhirnya Eun Sang mengambil handphone nya, melihat 8 missed call dari Kim Tan lalu memutar nomor Bo Na. Aaaw, are you going to be bffs after this? Awalnya Bo Na tidak membolehkan tapi begitu Eun Sang menyebut nama Chan Young, Bo Na langsung memuntahkan alamat rumahnya. She’s so cute. Di rumah, Eun Sang menceritakan sedikit tentang keadaan hidupnya, bahwa ibunya adalah seorang pembantu yang tidak bisa bicara dan saat ini mereka akan diusir keluar karena ia membuat ibunya berada di posisi yang sulit. Ada bonding moment di antara mereka berdua, dan gue bisa liat mereka jadi sahabat setelah ini.

Ep11_17
Paginya, Eun Sang sampai di sekolah terlalu pagi sampai-sampai pagar saja belum dibuka; ia pun memutuskan untuk membeli sarapan di mini market terdekat sekolahnya dimana ia menemukan Young Do belum memakai seragam sedang makan ramen sendirian. Ada kemajuan yang signifikan terhadap percakapan antara Young Do dengan Eun Sang, setidaknya tidak dilakukan se-hostile biasanya; memilukan sekali ketika tahu bahwa alasan Young Do selalu makan di mini market adalah karena tidak akan aneh bila makan sendirian. And it’s so cute ketika ia mengatakan dengan jujur bahwa tatapan kasihan Eun Sang membuatnya bergetar.

Ep11_18

Mereka menunggu lampu merah untuk kembali ke sekolah ketika Kim Tan datang dari arah berlawanan; Young Do yang mengambil kesimpulan bahwa mereka sedang bertengkar menawarkan untuk menjadi tembok pelindungnya, yang tentu saja ditolak oleh Eun Sang, yang tentu saja kemudian dipaksakan oleh Young Do. Ia merangkul paksa Eun Sang, tapi terlalu kuat sehingga Eun Sang tidak mampu melepaskan diri. Lampu berubah menjadi hijau, mereka pun berjalan ke arah yang berlawanan dan bertemu di tengah jalan raya yang untungnya belum ramai. Kim Tan berusaha memegang lengan Eun Sang, Young Do berusaha menahan Kim Tan membawa pergi Eun Sang. Tapi kemudian Eun Sang melepaskan tangannya dari Kim Tan, yang membuat anak laki itu tertegun.

Ep11_19

Eun Sang: Gue ga bisa melakukan ini lagi, maaf.

Kim Tan: Eun Sang, gue tahu lo lagi kesusahan dan gue ga bisa janji bahwa di depan akan lebih mudah. Tapi, gue minta lo tetap pegang tangan gue.

Young Do: Jangan dipegang.

Dan begitulah akhir dari episode 11, fase cinta segitiga di SMA yang menggarisbawahi cinta dua anak laki yang tidak pernah merasakan kasih sayang. Tiga episode yang pelan dan melelahkan melihat dua anak anjing memperebutkan tulang. Di titik ini, gue rasa Young Do sudah sadar bahwa Eun Sang menyukai Kim Tan; semua perbuatan nakalnya bukan lagi untuk membuat Kim Tan kesal atau untuk menarik perhatian Eun Sang. Tapi karena ia tahu bagaimana dunia itu berputar, ia berusaha menunjukkan ke Eun Sang bahwa berhubungan dengan Kim Tan hanya akan membuatnya menderita – dengan cara yang paling tidak simpatik. Seorang anak laki yang terbiasa dengan kekerasan tidak mengerti bahwa manusia biasanya memberikan perhatian dengan cara yang menyenangkan dan cara itu biasanya lebih berhasil untuk mendapatkan hormat dan kasih sayang dari manusia lain.

Kim Tan yang selalu idealis akhirnya merasakan sendiri apa yang selama ini selalu dikuatirkan oleh Eun Sang, yang selama ini digaungkan oleh Rachel dan Young Do; sehingga walaupun gejolak muda masih membuatnya membentak-bentak Eun Sang, ia kini lebih melunak dan berusaha untuk bersikap lebih supportif pada Eun Sang yang akan mendapatkan imbas paling besar atas semuanya. Mungkin dengan kejadian ini, Kim Tan bisa mulai melihat bahwa idealisme untuk terus menyerang ke depan tanpa strategi adalah perbuatan anak kecil bukan seorang dewasa, bahwa semua pilihan ada konsekuensi dan semua tahta ada bebannya sendiri. The Heirs: The one who wears the crown, bears the weight of it.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s