Housewife’s Diary: My Kinda Shepherd’s Pie

Rumbai, July 20th 2014

Saw in one of the episode of Masterchef US, shepherd’s pie is Gordon Ramsay favorite comfort food. Why, Sir! We have something in common.

shepherd's pie.jpgHidangan sepinggan ini dulu dikenal dengan nama cottage pie, pada awalnya adalah hidangan ‘sapu bersih’ dimana sisa makanan di kulkas ditutupin pake kentang lalu voila!! Pada dasarnya adalah oseng-oseng daging cincang – bisa sapi bisa kambing yang dihidangkan dengan mashed potato. Sejak tahun 1877 biasa disebut juga dengan shepherd’s pie; biasanya lebih untuk yang isinya daging kambing, karena yang digembala oleh seorang shepherd biasanya kambing, bukan sapi.

Anyways, gue kan suka ngasal yak kalau masak… jadi setelah membaca beberapa kali resep, mengambil benang merahnya kemudian mengalami beberapa kegagalan (yang menggemukkan), akhirnya ada juga yang edible dan bisa disuguhi. Here, I’ll share the recipe. But so sorry… since I am a housewife instead of a chef, I don’t have an exact measurement… I trust my tongue rather than the scale. But hey! some say, even if you mess this recipe it will still taste as good. A fool proof recipe? Bring it on!!

shepherd's pireSayangnya, gue ga punya foto hasil masakan gue sendiri (ding dong abis!), this is the best that I got. Nanti (nanti nanti nanti) deh, kalau masak lagi aku potoin yaaa…

 

 

 

Bahannya:

  • Daging sapi / domba / kambing: kira-kira 500 gr; campur antara yang berlemak dan tidak berlemak
  • Wortel, dipotong kotak-kotak kecil.
  • Kacang polong (karena ga mau repot, gue pake sayur kalengan. Untuk daging segono, gue pake 2 kaleng @ 400 gr
  • Jagung pipilan kalau suka
  • Buncis, kalau suka juga…
  • Bawang Bombay, karena gue suka bawang bombay gue kasi banyaaaak… kira-kira 2 buah ukuran sedang.
  • Kecap Inggris (Worchestershire Sauce) –> kira-kira 5 sendok makan
  • Saus Tomat
  • Kecap Manis
  • Garam / Merica
  • Kentang 1.5 kg; seleranya aja sih suka kentangnya banyak atau ga…
  • Butter –> seseleranya
  • Susu –> seseleranya
  • Keju –> yang enak mozarella atau parmesan, tapi apa aja boleh lah.

Cara bikin Mashed Potato-nya:

Mungkin seharusnya beda sama Mashed Potato yang kita makan bareng steak, tapi “my Kinda Shepherd’s pie” adalah disamapin. Gue suka mashed potato yang lembut, jadi kalau ada yang ga suka yang lembut bisa bikin dengan cara apa pun. Kalau gue ngikutin mba disini caranya.

  1. Kupas kentang
  2. Masukkan kentang ke dalam air kemudian rebus yang lamaaaaa, sampe empuk banget dan hancur sendiri. Jangan takut overcook. Jangan lupa masukkin garem waktu ngerebus.
  3. Tiriskan kentang, kemudian masukkan kembali ke panci yang dipake ngerebus. Panas dari panci bisa mengeringkan kentangnya juga.
  4. Tumbuk kentang sampai halus.
  5. Panaskan susu, jangan sampai mendidih… Supaya lebih rata rasanya, garem dan lada gue masukkin ke dalam rebusan susu ini. Dibikin aga asin karena kan sebenernya untuk membuat kentang ada rasanya.
  6. Masukkan susu hangat ke dalam kentang, jangan takut kebanyakan susu… karena seperti magic, sebanyak apa pun susunya nanti akan diserap oleh kentang. Mungkin lebih ke selera ya, kan ada yang ga suka susu gitu.
  7. Ketika masih panas tapi susu sudah terserap, masukkan butter. Butter akan leleh dengan sendirinya.

Cara bikin isiannya (filling):

  1. Bawang Bombay ditumis.
  2. Masukkan daging, kemudian diaduk supaya jadi kecil-kecil dagingnya.
  3. Kalau pake sayuran segar, masukkan wortel duluan setelah setengah matang baru kacang polong dan jagungnya.
  4. Masukkan bumbu-bumbunya.
  5. STEP Paling Penting di Dapur Rubina: COBAIN!!!

Assembly:

  1. Panaskan oven sampai 330 F atau 160C
  2. Masukkan filling ke loyang sampai setengah batas ketinggian loyang.
  3. Masukkan adonan kentang  di atasnya. Ada yang suka menggarukkan garpu ke permukaan kentang, jadi nanti saat di panggang ada bagian yang lebih gosong, which is pretty!
  4. Taburi keju… Seperti kata Buddy Valastro: “Don;t be cheap with Cheese!!”
  5. Panggang selama 20 menit. Lalu ganti dengan api atas sampai kejunya kecoklatan.

Naaah… begitulan caranya. Gak susah kaaan? Cuma banyak cucian aja terakhirnya. Bisa pakai loyang, bisa pakai pirex, bisa paka loyang alumunium foil kalau mau disajikan per orangan. Yummy!!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s