The Heirs: Coming out of the closet at last (2)

the heirsSecond installment for The Heirs: He who wears the crown, bears the crown.

A story of weight and responsibility that teenager and heir of the riches must bear. From a loveless relationship, ambitious parents, stock/shares based family, a world full of money yet lack of happiness.

First installment talks about how the two main leads met, in the USA, a thousand miles away from home where all the rules can be bend. Where the boy is not the prince and the girl is not the pauper. They are able to be comfortable with each other… but what happen when they are back into the world and all the rules apply once again. Can they still see each other as if they are still in the dream?

Episode 4 & 5: Reality Bites

vlcsnap-2013-11-23-20h28m43s142Kim Tan berusaha minta nomer telpon Eun Sang di hadapan tunangannya, yang hanya ditolak mentah-mentah oleh Eun Sang dan kemudian di tinggal pergi. His heartbreak also breaks my heart. But somehow Rachel still pretty much pissed, so she decided to take a revenge… dengan cara ngerebut kartu imigrasinya Eun Sang (and, this is a revenge how??)

Di airport Rachel dikejutkan oleh Young Do yang akhirnya jemput juga (lengkap dengan kacamata item super aneh), setelah saling menyapa… Well bukan menyapa sih lebih tepatnya, tapi sinis-sinisan, mereka pulang satu mobil… Tapi pake supir, ha! Kirain lo ga mau jemput gara -gara males nyupir… Oh ya lupa, mereka kan masih 2 SMA ceritanya jadi belum boleh nyupir. (Wait, kok Tan di Amerika nyupir?) Di mobil mereka masih juga ribut, sampai akhirnya Rachel menohok Young Do dengan cara nyebut nama Tan. Jago banget nih cewek nohok orang.

Rachel: Lo kayaknya penasaran banget ama Kim Tan, dia baik-baik aja kok, dia juga nanyain lo. Gue bilang aja, sejak ditinggal harimau, rubah sekarang jadi raja hutan.
Young Do: Lo pernah ga kepikiran kenapa harimau pergi dari hutan? apakah karena dia pura-pura sebagai harimau, atau dia melarikan diri supaya ga ketahuan.

Eun Sang sampai di rumah, tapi rumahnya kosong melompong… semua barangnya diangkutin, mamanya ngga ada. Ternyata mamanya pindah dan jadi pembantu dan tinggal di rumah keluarga Jeguk karena uang yang dikirim untuk Eun Suk adalah uang deposit rumah mereka. Oh, Mama!!

Eun Sang pun memutuskan untuk tidur di lantai sambil menunggu pagi untuk nyusulin ibunya, sementara Tan duduk di pinggir kolam renang sambil buka-buka SNS nya Eun Sang. Menyedihkan juga liat Tan yang duduk di pinggir kolam renang besar di rumah mewahnya, dikelilingin temen-temennya yang lagi party sementara dia duduk nelangsa ngga bahagia, merindukan satu-satunya orang yang pernah bikin dia bahagia. Sekarang dia baru berasa bahwa rumah besar itu ngga beda sama penjara.

prison

Karakter baru diperkenalkan.

vlcsnap-2013-12-03-22h08m23s172Jeun Hyun Jo / Tutor Hyun Jo

Tutor untuk sunbae Hyo Sin, yang berarti dia punya otak yang encer dan punya common sense dalam artian mampu menahan diri walaupun diperlakukan kayak wanita murahan sama ibunya Sunbae Hyo Shin (she really is scary) karena dia dibayar oleh keluarga itu. Hyo Shin sendiri keliatannya nyaman dan suka (romantically) sama tutornya. Hubungan mereka pun sangat dekat seperti kakak-adek, atau setidaknya begitu dari sisi mbak tutor, karena dia punya hubungan khusus dengan Won. Hmmm, Will we have an identical relationship between two brothers??

Eun Sang sampai di rumah keluarga Jeguk, Mama Eun Sang berhasil membuat Eun Sang ikut tinggal di rumah itu (yay for housemate hijjinks in the near future!!) setelah dengan halus memeras mamanya Tan.

Madam Han si macam ompong

Madam Han si macam ompong

Pengalaman pertama yang dialami Eun Sang di rumah itu adalah istri kedua dan wanita simpanan berantem sampai ada adegan tamparan, Kim Won masuk tidak berusaha melerai dan Madam Han yang baru tau kalau Won dari US (Padahal dia di rumah itu sementara istri kedua ngga). Jadi pada dasarnya, Tan adalah anak Madam Han tapi menurut kartu keluarga Tan adalah anak si Mama Palsu (oke gue ga tau namany sapa…); jadi Madam Han bisa aja sekarang tinggal di rumah mewah tapi keberadaannya seakan-akan tidak ada di muka bumi ini. Bisa pake baju mewah tapi ga bisa dipamerin, punya anak ganteng tapi ga bisa diakuin malah sekarang dicuekin pula, ga heranlah kalau kerjaannya minum anggur… pasti stress berat tuh.

What a disfunctional family...

What a disfunctional family…

Eun Sang disuruh mengantarkan obat ke Papa Tan, Kim Won lah yang menunjukkan kemana dia harus mengantarkan obat tersebut; dan tingkah lakunya tampak normal bahkan bisa dibilang ramah. Interestiing… Eun Sang pun memperkenalkan diri ke Papa Tan. Setelah Eun Sang keluar ruangan, Won dimarah-marahin karena tamu-tamu di perkebunan ga ada satupun yang nyebut soal Tan, yang berarti Won bohong waktu dia bilang kalau Tan dateng ke perkebunan.

Ayah: Aku tau kamu tersakiti, karena itu aku membiarkanmu menyakiti Tan

Won: Jadi menurut Ayah, menyayangi kami adalah dengan cara membuat kami sama-sama tersakiti?

Ayah: Aku tak pernah ingat pernah memeluk Tan, karena aku tak mau kamu sedih.

Wow!! I am speechless with his way of thinking. Another nominee for worst dad of the year, which obviously there are a lot in kdramaland. Ayah meminta er… memerintahkan Won untuk membuat Tan kembali ke Korea.

Eun Sang di-update oleh ibunya tentang kedua wanita yang berantem, ketika Madam Han tiba-tiba masuk. Ada yang menarik dengan ibu yang satu ini… sikapnya kasar terhadap mamanya Eun Sang tapi ada yang membuat kita merasa bahwa semua itu adalah sikap yang dibuat-buat. Apalagi mamanya Eun Sang tampaknya ga masalah, seolah-olah dia tahu bahwa sebenernya Mama Tan ga seburuk itu.

Eun Sang melihat betapa ibunya kerja sangat keras dan berusaha bantu, paginya dia berberes kamar bikin semacam laci dari kardus (she’s so creative!!). Dia memberikan sekantong almon sebagai oleh dan melakukan percakapan yang cute dengan ibunya. Setelah itu dia breakdown sambil meminta maaf berulang-ulang kali karena sudah meninggalkan mamanya, mamanya cuma memeluk dengan bijaksana. This scene is so heartbreakin… both actreess did a veerryyy good job. *sniff sniff.

motherdother

Eun Sang pun kembali bekerja dengan giat, berusaha mendapatkan uang untuk balikin utangnya ke Chan Young. Sesekali dia mandangin kaos I heart California teringat masa-masanya dengan Tan, sementara Tan sendiri berkeliaran di tempat-tempat yang mereka kunjungin bersama. Aaaww, they missed each other. Tan meringkuk di kursi taman sekolah (yang membuat Lee Min Ho keliatan masih kecil banget…) sambil berpikir tentang orang-orang terdekatnya di Korea.

vlcsnap-2013-12-03-22h34m57s242Aku pingin pulang, Ayah…

vlcsnap-2013-12-03-22h35m30s62Aku merindukanmu, Ibu…

vlcsnap-2013-12-03-22h36m14s246Aku ingin sekali percaya bahwa yang kau lakukan padaku itu menyakitimu juga, Hyung!

Dengan demikian, dia pun memantapkan tekad untuk pulang ke Korea. Sekertaris Yoon dia telpon sebagai tanda pengurusan kepulangannya, tugas-tugas essay yang tidak pernah dia kumpulkan akhirnya diserahkan dalam bentuk jurnal 100 halaman (well, sebenernya gue ga tau sih itu 100 halaman atau bukan). Catatan terakhir bertuliskan:

He who wishes to wear the crown, bears the crown

Tan sampai di Korea (wearing the most hideous airport fashion korean ever seen), dijemput Sekertaris Yoon dan langsung menuju Won. Si kakak kaget setengah mati waktu tau adiknya sudah di Korea, untuk waktu yang tidak ditentukan dan dijemput oleh orang yang seharusnya kepercayaannya. Dia pun pasrah setelah menunjukkan bahwa dia tidak ada niat untuk bersikap manis terhadap Tan dan meminta Sekertaris Yoon untuk memesan hotel untuknya tinggal.

Madam Han menyambutnya dengan senang hati, sementara Ayahnya cuek secueknya… wow! are you sure you want to be back in Korea. I like the mother-son relationship, maknya clingy… anaknya tegas tapi keliatan kalau sayang jadi ga pernah kasar walaupun terganggu sama kelakuan ibunya. Ternyata kaos kaki yang ditinggal Eun Sang dan dreamcatcher dibawa pulang ke Korea. Dreamcatchernya langsung dipasang di salah satu jendela yang mengarah ke halaman rumah… dan 10 meter dari jendela itu, di bawah pohon, Eun Sang lagi duduk-duduk sambil memandang boarding passnya.

Aku tidak bisa membuktikan mimpiku semalam, tempat itu juga seperti itu? Benarkah aku pernah kesana?

oneroof

Hari berikutnya mereka berdua tinggal di atap yang sama, yang saking gedenya mereka sama sekali ga pernah ketemu dan selalu selisipan. Tan lihat sepatu merah lagi digantung dan merasa seperti pernah liat, waktu lagi makan dia parno (lengkap dengan musik horor ala ‘Psycho’) waktu ngerasa ada cewe di dapur dan ‘menghilang’ begitu dia kejar, Eun Sang liat ada anak seumuran dia lewat di depannya tapi ga bisa keliatan muka karena lagi pake headphone dan pas lagi pegang pipi. It is another cute scene…

Suatu hari Mama Eun Sang bangunin Eun Sang pagi-pagi untuk nyuruh Eun Sang ngungsi dari rumah. Ayah Tan bad mood sementara Madam Han histeris karena anak pertama ga pulang ke rumah sejak anak kedua pulang dari amerika. How bad is it that she had to tell Eun Sang to go from the house?? Sambil setengah tidur, Eun Sang keluar dari rumah itu… diliat Myung Soo yang baru pulang clubbing. Myung Soo baru aja pisah dari Young Do dan nyuruh Young Do untuk nongkrong di convenient store terdekat sementara di setor muka waktu ayahnya mau berangkat kerja; ternyata tetanggaan ama Tan. Dia pun kaget liat ada cewe keluar dari rumah Tan. Uh-Oh…

Eun Sang jalan sambil tidur ke toko, diliat Young Do yang lagi makan Pop Mie nya korea. Masuk ke toko, ambil air botolan, bayar di kasir, berdiri di sebelah Young Do, minum air sekali tenggak, semua tanpa membuka mata. Hal ini membuat Young Do tertarik. Dia lalu keluar lalu tertidur di meja berpayung di pelataran toko. Young Do duduk di depannya, penasaran apakah EUn Sang bener-bener tidur. Dia lalu makan mie di meja yang sama. Hmm… First come curiousity, then comes love!

Young Do saw her first too... literally

Young Do saw her first too… literally

Bo Na keliling tempat konser mencari Ayahnya, keliatan akrab sama bintang-bintang terkenal pengisi acara konser itu. Ketika dia tahu Chan Young datang menemuinya, dia pun membatalkan kegiatannya mencari sang ayah.

Chan Young: Katanya tadi cari Ayah?

Bo Na: Dah ga penting…

Chan Young: Wah, aku ga mau ah punya anak cewe…

Bo Na: Siapa juga yang mau kasi kamu anak!? Dasar cabul…

Hehehe… they are so cute, aren’t they. They end up having dinner with Secretary Yoon, with both men vivaciously cooke for her. During the dinner Bo Na cutely lied that she doesn’t know Tan, which doesn’t go unnoticed by Chan Young, but he just smile knowingly. I love him!!

Di rumah, akhirnya Tan liat bahwa ada update di SNS Eun Sang. Dia pun me-reply status Eun Sang, yang kalau diliat orang lain: Eun Sang menjawab statusnya sendiri (and looked crazy if I may say). Eun Sang baru sadar kalau Tan belum log out dari accountnya, akhirnya mereka berantem lewat SNS yang bikin Eun Sang keliatan bipolar. Mereka melakukan sambil jalan, Tan ke arah luar rumah sementara Eun Sang mau masuk rumah. Mereka keliatan membuka pintu… yaaang berbeda (eaaaa!!!).

Jiaaahhh!!

Jiaaahhh!!

Eun Sang liat mama Tan memakai kaos kaki yang ia tinggalkan untuk Tan dan agak mikir… Sementara itu, Tan papasan sama mamanya Eun Sang yang abis ambil wine dari gudang anggur pake kaos ‘I heart California’, mulai curiga. Coincidence? or sign?

Ternyata anggur yang diambil mamanya salah, jadi Eun Sang sukarela mengambilkan anggur lagi untuk ibu nya. Kalau saja Tan ngga sibuk mantengin handphone nungguin jawabannya Eun Sang, mereka mungkin udah ketemuan… Tapi di alam kdrama semua harus dramatis, Tan baru berbalik dan ngeliat seorang gadis tepat saat gadis itu masuk, dan hampir saja ketemuan di dalem rumah saat Eun Sang masuk ke dapur.

Akhirnya Tan pun bertanya pada mamanya tentang gadis misterius di dalam rumahnya, yang dijawab oleh mama sebagai anak pembantu yang bernama Eun Sung. Putting two and two together, Tan menebak bahwa gadis misterius itu adalah Eun Sang. Dia pun memancing Eun Sang dengan bertanya Eun Sang lagi apa…

Eun Sang: Aku lagi minum air

Cue The Heirs most awesome OST: FT Island’s “I’m Saying” (this song is additive to the max, honestly). Kim Tan pun berlari ke dapur penuh determinasi, tapi begitu sampai di depan pintu dapur dia ragu-ragu. Dua pilihan yang akan dihadapinya bukan sesuatu yang mudah… kalau gadis itu bukan Eun Sang ia pun akan kecewa, tapi kalau gadis itu Eun Sang maka ia dihadapkan fakta bahwa dia naksir cewek anak pembantu rumahnya. Berbeda status sosial, secara harafiah berarti hidup di dunia ini untuk melayani keluarganya, belum lagi fakta bahwa Eun Sang pernah terang-terangan nulis di SNSnya berharap Jeguk Grup bangkrut.

Ragu-ragu, dia pun memberanikan diri untuk membuka pintu… sedikit.

mistery girl

Tapi Tan ngga pernah menampakkan dirinya di hadapan Eun Sang, dia kembali ke kamarnya… shock karena harus jatuh cinta ama cewek yang membenci keluarganya karena memberi hidup cewe itu susah. He looked devastated.

Liburan musim panas selesai, Eun Sang berangkat pagi-pagi buta dan Tan sekali lagi mengkonfirmasi bahwa cewek misterius itu adalah cewe yang sama yang ia temui di Amerika. Tan sendiri pun harus sekolah, maka ia menemui ‘ibu’nya yang ternyata adalah kepala sekolah dari Jeguk High School. Karena ia adalah anak pemilik sekolah, maka Tan dengan mudah bisa masuk ke sekolah itu, tapi menurut kepala sekolah / ibu palsunya, Tan tidak akan dibiarkan lolos bila melakukan apa yang ia lakukan di SMP. Dari ibu palsunya itu pula Tan tau bahwa Won sengaja tidak pulang ke rumah karena ada Tan disitu… sebagai seseorang yang menyukai orang yang membencinya, kabar itu sangat membuat Tan down.

Won ketemu Hyun Joo, dengan tingkah laku yang 180 derajat dari Won yang dingin, curigaan dan kejam. You know what they say: love can even change a mountain (wait, do they really say that? Nope, I guess it’s just me…). Sementara Hyun Joo sendiri tampak tegang… ga sabar untuk acara ketemuan mereka selesai, yang bisa dirasakan Won juga.

Wishbone

Kalau kalung itu ga gue pakein, pasti ga bakal pernah lo pake kan? Susah amat sih mau kasi kalung aja?

Ternyata Tutor Hyun Joo adalah contoh CSR (Community Social Responsibility)nya Jeguk Grup, bisa berhasil seperti sekarang karena beasiswa keluarga Won. Hmmm… I wonder if Eun Sang’s fate will be similar. Cocok banget untuk percakapan dharma wanita keluarga Kim.

vlcsnap-2013-12-02-21h05m45s247Tan nunggu Won sampai larut malam di hotel tempat Won menginap, yang tentu saja ga pernah ditemuin Won. Sedih liat seseorang yang mengharapkan kasih sayang nya terbalas dari keluarga… bukan dari orang lain, tapi dari keluarga.

Sampai rumah, dia makan sama ibunya… terjadi percakapan yang manis antara anak dan ibu sampai sang ibu manggil Eun Sang untuk mengambilkan wine. Lucu banget liat Tan panik dan mempertimbangkan untuk ngumpet di bawah meja, sampai akhirnya kabur jadi ga sampai ketemu Eun Sang. Di luar, Romantic Kim Tan menyalakan lampu taman untuk menerangi jalan Eun Sang ke gudang anggur… senangnya karakter utama laki-laki di drama ini adalah seseorang yang sensitif dan baik hati, bukan yang brengsek seperti biasanya.

Nervous Kim Tan is so cute...

Nervous Kim Tan is so cute…

Sekertaris Yoon lagi asyik minum sendirian di bar, nostalgia cinta pertamanya sama ibunya Rachel saat Won datang untuk menghindari Tan. Gue suka dengan hubungan mereka berdua ini… kita tau sekertaris Yoon bukan orang jahat, dia juga bukan orang muka dua yang ngambil hati Won ataupun ayah Kim. Terang-terangan dia bilang dia adalah pegawai Jeguk Grup dan hanya mau yang terbaik, jadi dia cuma LURUS. Sementara Won, jauh di dalam hatinya dia tau sekertaris Yoon adalah orang baik dan ingin sekali percaya sama beliau… tapi sakit hatinya terhadap ayah Kim membuatnya selalu pasang perisai yang pada akhirnya hanya membuatnya mengeluarkan kata-kata yang offensif terhadap Sekertaris Yoon. Jadi alih-alih membuatnya mendukung Won, malah bisa membuatnya mendukung ayah Kim.. Untungnya Sekertaris Yoon lebih pintar dari itu.

Tak berapa lama bergabunglah Ayah Young Do yang sedang kencan dengan Mama Rachel… Okay! Emang ga ada bar lain ya selain itu??? Mereka pun sepakat untuk minum berempat. Awwkkwwaarrdd!! Ayah Young Do seperti biasa berlaku seperti bajingan sombong yang selalu mengingatkan status sosial Sekertaris Yoon, yang untungnya tetap ga bikin yang bersangkutan terintimidasi (I’m pretty sure I caught a smile on Won’s face being proud of his employee… aw! Let the guard down Won! you might like it..). Ketika sekertaris Yoon memisahkan diri untuk menelpon anaknya (Chan Young), Mama Rachel menemuinya untuk meminta maaf atas nama Ayah Young. And whaddyaknaw, they end up doing this…

Rawr!!!

Rawr!!!

Yowsa!!! First love, other man’s fiancee and alcohol does not mix well together..

Di sekolah, Eun Sang sering sekali ngelamun… mengingat ‘mimpi’nya di US, namun di tengah lamunannya itu dia masih bisa menjawab pertanyaan guru dengan tepat… membuat kita berpikir dia anak yang pintar di sekolah. Waktu pulang sekolah, teman-temannya ngumpul di depan gerbang… kasak-kusuk melihat sesuatu. Penasaran, dia pun bergabung dengan kerumuman itu dan melihat:

Okay, kenapa ya harus ada cewe-cewe bergerombol, mengeluarkan air liur ngeliat cowok keren di depan mobil keren (berteriak-teriak saat ia buka kacamata, *roll eyes). Kebayang kalau itu terjadi di SMA gue dulu yang notabene sekolah negeri terus ada cowo yang mukanya kayak Indra Brugmann berdiri di depan BMW seri terbaru beserta supir… kayaknya ga mungkin deh anak-anak sekolah gue bakal berkerumun kayak gitu, kecuali kalau dia ngalangin jalan sih.

Please hand me that girl with a healthy kidney!!

Please hand me that girl with a healthy kidney!!

Anyway, Eun Sang kaget banget… cowo yang baru dibayang-bayangin ada di depan matanya. Eun Sang berlaku sama seperti di US, tidak pernah memberikan jawaban yang memuaskan untuk pertanyaan-pertanyaan Tan… dia ahli banget sih kalau soal ini, bahkan ke Rachel. Pada akhirnya Tan ngga bisa dapetin nomer telpon Chan Young, Eun Sang pun buru-buru kabur.

Tan: Berhenti di situ!! Berhenti, ga?!! Berhenti dong..

Hahaaha… so cute, Eun Sang never feeds his ego.

Eun Sang pergi ke kerja part time-nya, dimana dia kerja sambil sesekali tersenyum… aaw, you ARE happy that he is here. Tiba-tiba Chan Young menegornya karena melihat foto aneh di SNS nya, yang ternyata adalah foto Tan bergaya terlalu imut di kafe itu. Dengan segala cara (yang lucu) akhirnya dia dapetin nomer telpon Chan Young. Tan langsung telpon Chan Young di depan Eun Sang untuk tanya nomer telpon Eun Sang… (oow you cute little boy, you!!) Eun Sang keliatan terenyuh. Tapi karena Chan Young adalah sahabat yang baik, dia juga ga mau kasi nomer telpon Eun Sang. Tan pun beralih ke strategi terakhir… ngerebut telpon Eun Sang dan menelpon handphone nya sendiri. Hahaah… coba dari tadi aja Tan. Eun Sang bertanya kenapa Tan butuh nomer telponnya:

Tan: Siapa tau aja, mungkin nanti aku bakal bilang “lihat ke atas” atau “lihat ke belakang mu”

Eun Sang: Buat apa?

Tan: Karena aku dah dapet nomer mu, aku akan keluar dari account SNS mu. Kita seri sekarang.

Eun Sang: Gimana bisa seri? Berhenti!! Berhenti, ga?!! Berhenti, dong..

When threat turns to desperation...

When threat turns to desperation…

Hahaha… I love this writer so much!

Tan menemani Sekertaris Yoon belanja… hubungan kedua orang ini juga menyenangkan. Tan seperti menemukan sosok ayah pada Sekertaris Yoon, yang mana ga segan-segan dia sampaikan pada Sekertaris Yoon. Keren kali ya kalau Sekertaris Yoon nikah ama mamanya Tan trus mereka jadi one happy family.

Tan pulang ke rumah, setor muka ke bapaknya saat Bapaknya sedang ada tamu… seorang laki-laki berpakaian ala gangster yang ternyata mata-mata Ayah Kim. Ia berhasil memotret anak-anaknya bersama gadis-gadis mereka termasuk Eun Sang. Uh Oh… I smell trouble.

Eun Sang ketiduran saat lagi belajar, Ibunya masuk kamar dan membereskan buku pelajarannya; saat itulah dia liat formulir rencana pendidikan yang kira-kira daftar pertanyaannya adalah: Pemilihan jurusan utama, pilihan kedua, Universitas pilihan pertama dan kedua yang semuanya dijawab dengan ‘belum ada’ dan bahwa cita-citanya (mimpinya) adalah ‘mencari kerja’, hal ini membuat ibunya patah hati karena ga bisa membuat anaknya punya kesempatan untuk memiliki mimpi.

dream

I think this drama is about dream, as in literal dream and metaphorical dream… dengan kedua karakter utama kita yang tidak punya mimpi untuk dua alasan yang berlawanan. Yang satu karena terlalu kaya dan anak haram, ia tidak perlu punya mimpi karena semua bisa didapat dengan mudah, dan secara terang-terangan dilarang oleh kakaknya untuk memiliki mimpi. Sementara karakter yang lain terlalu miskin untuk punya mimpi, karena akan terlalu menyakitkan untuk memiliki mimpi dan tidak dapat menggapainya, maka lebih baik tidak bermimpi sama sekali… Jadi ini suatu perbandingan yang baik, dimana kedepannya gue berharap untuk melihat perkembangan kedua remaja ini yang menjadi seseorang yang mampu hidup dan bermimpi dengan baik, bahwa mimpi tidak ditentukan oleh status sosial dan tingkat kekayaan dan yang pasti tidak ditentukan oleh orang lain.

vlcsnap-2013-12-02-21h34m51s50Tan baru pulang dari jalan paginya saat papasan dengan Jo Myung Soo… yang disambut gembira oleh temannya itu, Tan menyapanya dengan cara yang sama saat menyapa Chan Young di US.

Lo kenal gue? Apa gue pernah nge-bully lo waktu SMP?

Tapi untuk kasus ini berbeda, karena Tan sebenernya inget Myung Soo… keduanya tampak dua teman baik yang baru bertemu setelah sekian lama. Tapi pertemuan itu ga berlangsung lama karena hari itu adalah hari pertama masuk sekolah untuk SMA Jeguk. Tepat pada saat Tan mau masuk rumah, Eun Sang keluar dari gerbang.

The gold tracksuit incident

The gold tracksuit incident

Hahahaha… interaksi mereka terlalu cute untuk dijelaskan dengan kata-kata. Tapi keliatan jelas banget kalau Tan suka ama Eun Sang. Those stare… those staaarrreee…. Bravo Lee Min Ho! Standing O(vation)!

Gossippy Myung Soo balik sekolah bawa berita besar, bahwa Tan sudah kembali ke Korea… Reaksi Bo Na yang lagi sma Chan Yong waktu Myung Soo priceless… She can be annoying as hell, but somehow you can’t help to fall in love to her. Rachel pura-pura jadi tunangan yang tau kalau Tan udah di Korea yang ditebak dengan sangat jelas oleh Yong Do bahwa Rachel sama kagetnya sama seantero sekolah. Wuah!! Bapak kita ini orang besar rupanya.

How people reacts when the tiger is back...

How people reacts when the tiger is back…

Di rumah, Ayah Tan akhirnya bicara dengan ibunya… Bertingkah seperti seorang ayah yang bertanggung jawab dan manusia yang punya hati nurani (tapi aku curigaaaaa…), Ayahnya memberitahukan bahwa ia memutuskan akan memberikan Eun Sang beasiswa untuk sekolah di Jeguk Grup yang dengan serta merta diterima dengan penuh rasa syukur oleh Mama Eun Sang. Saking senengnya, hari itu pun dia ke sekolah Eun Sang untuk mengurus kepindahaannya… sampai-sampai Eun Sang sendiri tahu bahwa dia akan pindah sekolah dari guru wali kelasnya.

Eun Sang kaget setengah mati ketika tau dia akan pindah ke SMA Jeguk, dia tau seperti apa SMA Jeguk itu maka saat ia bertemu dengan Ayah Kim, ia pun berusaha menolak yang kemudian dinasehati dengan bijaksana oleh tetua itu. Bahwa merasa dirinya ‘rendah’ dan tidak pantas untuk bersekolah di sekolah se-elit Jeguk adalah sesuatu yang sebaiknya tidak dilakukan di masa mudanya, yang malah akan memberi batasan pada diri sendiri sementara anak seumurannya berusaha meraih mimpi setinggi-tingginya. That’s actually a very good advice, tapi kenapa ya gue ngerasa was was ama Bapak ini?? Tapi gue masih menaruh harapan bahwa dibalik eksterior kerasnya, dia sebenarnya Bapak yang baik… type Bapak yang suka kasi tough love. *crossing fingers

inlaw

Mama Rachel dan Ayah Young Do melaksanakan “Operasi Penyatuan Keluarga/Perusahaan” dengan mengadakan makan malam (calon) keluarga. Young Do seperti biasa melaksanakan tugasnya sebagai perusak suasana dengan menceritakan anjingnya. Anjing kesayangannya itu ia beli tidak lama setelah ibunya pergi meninggalkan mereka, setelah ayahnya mulai berkencan dengan berbagai wanita yang suka memberi uang saku padanya. Anjing itu sangat penurut, bahwa ia akan menggigit siapa pun yang Young Do perintahkan. Young Do begitu intense dengan cerita/ancamannya sampai Rachel aja belain mamanya. Beruntung Ayah Young Do terlambat jadi tidak melihat kejadian itu (kalau ngga, merah pipimu Young Do… seperti Betharia Sonataa! Hehe). Merasa tidak nyaman dengan kondisi itu, Mama Rachel membuat alasan supaya kedua remaja itu bisa meninggalkan restoran.

Rachel memaksa Young Do untuk mengantarkannya ke penjahit seragam… she fiercely just put her ass on his bike. Kalau saja gue ga tau Young Do itu brengsek, gue bakal mengira Young Do aga terkesan dengan Rachel.

stepsibling

Di tempat penjahit, siapa lagi yang mereka temui kalau bukan Eun Sang… yang baru saja menanyakan harga seragam SMA Jeguk (*cough USD 1000). Rachel langsung pasang kuda-kuda untuk jadi cewe judes, tapi ternyata Eun Sang bukan cewe lemah juga, walaupun kaget bisa ketemu lagi dengan Rachel dia cepat-cepat merebut name tag Rachel sebagai balas dendam karena mengambil kartu imigrasinya. An eye for an eye, a tooth for a tooth, a name for a name… or something like that. Young Do juga kaget ketemu cewe ‘alfamart’ nya disitu, tapi terkagum-kagum saat liat Eun Sang bisa bikin Rachel meradang. Dia pun mencegah Rachel ngikutin Eun Sang dan segera meninggalkan (calon) saudara tirinya itu untuk buntutin Eun Sang.

catfight alert!

catfight alert!

Young Do menjadi korban Eun Sang berikutnya, yang bertanya berbagai macam pertanyaan seperti: hubungan Eun Sang dengan Kim Tan, hubungan Eun Sang dengan Rachel; tanpa mendapatkan satu jawaban yang memuaskan. Eun Sang yang lagi ga mood bercanda meminta Young Do untuk minggir.

Young Do: Lha? emangnya badan gue gede banget sampai nutupin satu jalan ya? Lo berhenti kan bukan karena gue nutupin jalan lo kan?

Hahaha… pertama kalinya drama karakter menyuarakan hati penontonnya. Walaupun Eun Sang ga nanggepin Young Do, tapi dia tetep penasaran… First come curiosity than comes L***

Best Line of this Episode

Best Line of this Episode

Eun Sang ngajak Chan Young ketemuan dan cerita tentang kemungkinan dia pindah ke SMA Jeguk. Reaksi Chan Young yang kuatir aga memuat Eun Sang cemas namun setelah percakapan ala dua sahabat lama Chan Young akhirnya menyambut Eun Sang yang mulai berpikir untuk pindah… tapi Chan Young tetap kuatir.

Kim Tan sedang membongkar kardus yang isinya barang-barangnya semasa SMP di gudang anggur saat Eun Sang masuk sambil nelpon Chan Young, kasi tau bahwa dia sudah transfer utang-utangnya ke Chan Young. Dengan demikian, semua urusan yang berhubungan dengan US berakhir dan berarti pula mimpi musim panasnya benar-benar berakhir. Kim Tan bersembunyi di salah satu lorong dan mendengar semuanya.

Ketika kembali ke rumah, di taman depan kamar Kim Tan, Eun Sang menerima telpon dari Kim Tan…

Kim Tan: Lihat ke atas…

Eun Sang: Ke atas mana?

vlcsnap-2013-12-03-23h20m18s66

Kim Tan: Lihat ke belakang…

vlcsnap-2013-12-03-23h20m47s99

Yaaayyy!!! I love that it doesn’t take 5 episodes for this secreet. And I lurveee how he revealed everything. I got goosebump. How can you be so cool at age 18 Kim Tan??? Setelah Eun Sang mengkonfirmasi semuanya: bahwa Kim Tan adalah putra kedua Jeguk Grup, bahwa Kim Tan tau Eun Sang tinggal di rumah itu dan bahwa Eun Sang tinggal di rumah itu di kamar pelayan… Eun Sang pun berjalan meninggalkan Kim Tan… malu.

Kim Tan: Cha Eun Sang! Mungkinkah… Aku rindu padamu?

You and your rethorical question!!! yeah! it works…

Madam Han masuk ke kamar Tan membawakan seragam sekolahnya sekaligus memberi informasi abad ini… bahwa anak pelayan juga akan masuk ke SMA Jeguk, jadi Tan ngga boleh kalah prestasinya daripada anak pelayan itu. Kim Tan keliatan hampir jatuh dari kursinya…

SMA Jeguk

vlcsnap-2013-12-03-23h21m41s122

Dari jauh keliatan kayak kompleks peristirahatan, dengan taman yang berundak-undak, bangun masa kini yang mayoritas kaca, lingkungannya yang asri, lebih mirip galeri dibandingkan sekolah. Semua anaknya diantar pake mobil mewah, pembicaraan antar siswanya adalah harga saham yang dimiliki dengan nilai 2 milyar won, but sadly the student has very bad english… hahaha.

Eun Sang masuk ke sekolah itu, tanpa seragam dan tanpa mobil bersupir… terkagum-kagum dengan betapa berbedanya lingkungan sekitar dan orang-orang di sekolah itu dibandingkan sekolahnya yang lama. Hmm… menurut lo wise ga sih untuk stand out ga pake seragam di sekolah kayak gitu, Eun Sang?? Emang sih, pindahnya buru-buru dan seragamnya mahal banget… Di ruang loker orang pertama yang Eun Sang temui adalah Bo Na, yang walaupun tidak ramah tapi ga jahat juga. She end up being surrounded by Lee Bo Na and her bestfriend, Yoo Rachel dan Joo Myung Soo. Tepat ketika Cha Eun Sang akan memperkenalkan dirinya, satu sekolah heboh dan semua berlari ke arah lobby sekolah.

Semuanya berseru kagum dan heran bahwa: “Dia telah kembali…”; dengan segera Myung Soo pergi untuk mencari Young Do. Cuma Eun Sang yang berdiri clueless di ruang loker itu.

Di luar semua membentuk barisan lingkaran penuh mengelilingi berhala Kim Tan, yang dengan keahlian khusus mampu membuat tiga orang sebel dalam waktu 1 menit dengan caranya menyapa:

Lama ga ketemu

Ga usah melotot gitu, semua juga tau lo tunangan gue…

Pacarnya mantan gue, ngapain disini? Benefit perusahaan ya? (karena ayah Chan Young adalah karyawan Jeguk Grup)

Sementara itu Sunbae Hyo Shin cuma senyum dari atas atap melihat Kim Tan

Lucifer telah kembali ke sekolah para Setan.

With that… cue Rock song when Young Do stepped into the circle of hell. Semua orang tampak resah saat keduanya bertemu muka. Bentar lagi meledug nih…

Kim Tan: Rindu aku padamu, Teman…

Young Do: Selamat Datang…

Kim Tan: Santailah, gue belum melakukan apa-apa kok

Young Do: Saling menyapa saja dulu, nanti anak-anak ketakutan!

Lucifer is back among the Satans

Lucifer is back among the Satans

Tepat saat itu, Eun Sang dengan kebiasaannya ngutak-ngatik hape sambil jalan menerobos lingkaran setan… membuat semua orang merengut, berhenti di pusat perhatian dan baru sadar kalau dia menarik perhatian. *Gubraakkk. And you wished you don’t stand out in that school??

Maka dimulailah babak baru: Gita Cinta di SMA Jeguk!!

lovetriangle

Sejauh ini kita sudah mengenal hampir semua (99%) karakter di drama ini… kita sudah melihat bagaimana kedua karakter kita di luar lingkungan normal, dalam suasana berlibur bisa saling melengkapi dan kompatibel… kita juga sudah tau bahwa ternyata suasana berlibur itu telah berakhir dan mereka harus kembali ke dunia nyata dimana ternyata kenyataan itu sangat pahit. Dengan status sosial yang ternyata begitu berbeda tentunya apa yang terjadi di Amerika ga mungkin terjadi di Korea. Apalagi di lingkungan sekolah yang begitu pretensius dan matrealistis.

Bagaimana cerita Kim Tan dan Eun Sang selanjutnya, ada apa sebenarnya dengan Kim Tan dan Young Do, bagaimana Eun Sang bisa berhasil di dunia itu yang bernama SMA Jeguk? Be right back with the third installment… bear with me yaaaa!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s