The Birth of The Rich

Just finished the 20th episode of this drama, and I am just torn out between liking it and hating it. Oh Well! Life is after all just about choice, isn’t it? Review

  • Title: The Birth of The Rich
  • Air Date: 1 Maret 2010 – 4 Mei 2010
  • Episodes: 20
  • Broadcast Network: KBS2
  • Cast: Lee Bo Young (Queen of The Game), Lee Shi Young (the wicked best friend of Boys Over Flowers)
  • Gender: Romance

Drama ini menceritakan kehidupan Choi Seok Bong, seorang Bell Boy di sebuah hotel terkemuka di Seoul. Walaupun dia punya kapabilitas untuk menjadi lebih dari seorang pembawa koper di hotel, Seok Bong memilih pekerjaan itu sebagai caranya untuk bertemu konglomerat-konglomerat Korea. Seok Bong percaya bahwa salah satu dari orang-orang kaya yang datang dan menginap di hotel itu adalah Ayah kandungnya. (Hmph! Kdrama dan cerita anak rahasianya.) Berpuluh-puluh tahun yang lalu Ibu Seok Bong bertemu seorang lelaki di airport yang mengaku seorang generari kedua konglomerat (akrab dipanggil chaebol kalo di Korea sono), singkat cerita mereka melakukan hal-hal yang tidak disukai orang tua (tapi disukai anak muda! Hehe). Tanpa sempat bertukar nama dan kejadian-kejadian khas kdrama yang pada akhirnya membuat sang Ibu hilang kontak dengan lelaki itu, lahirlah Seok Bong tanpa Ayah dan kekayaan; yang dia miliki hanya cerita dari Sang Ibu dan kalung yang terbuat dari semacam logam langka lengkap dengan pendant dan embel-embel “satu-satunya di dunia ini” Di tempat kerjanya, Seok Bong harus meladeni anak boss yang walaupun kaya tapi luar biasa pelit, keras, perfeksionis, judes, you name it lah!!. Hal ini yang mengawali hubungannya dengan Lee Shin Mi, putri satu-satunya dari kerajaan bisnis Oh Sung Group. Walaupun berawal dengan tidak mulus tapi Seok Bong dan Shin Mi kerap kali bekerja sama, interaksi ini yang memberikan perubahan di masing-masing tokoh. Seok Bong berubah menjadi seorang lelaki yang capable yang tidak hanya berharap dan mengandalkan akan bertemu ayahnya yang kaya raya; dan Shin Mi membuka diri dan menjadi lebih mirip ‘manusia’ Then we have Bu Tae Hee, spoil brat from the family Bu Hoo Group. Memiliki bisnis yang hampir sama dengan Oh Sung, kedua keluarga ini selalu menjadi saingan; baik ayah maupun putrinya. Bu Tae Hee berusaha sekuat tenaga untuk menyaingi Lee Shin Mi yang pintar, tapi karena otaknya ga seencer Lee Shin Mi maka Bu Tae Hee lebih sering menggunakan cara-cara licik. But it doesn’t mean that she is villain, dia cuma manja dengan banyak keterbatasan ditambah sikapnya yang kadang suka over. Persaingannya dengan Oh Sung Group ga terbatas sama dunia bisnis, diurusan percintaan pun mereka bersaing. Cho Won Seok another second generation of chaebol from the company called Frontier. Ayahnya juga berteman or at least in the same circle with Tae Hee’s and Shin Mi’s. Cho Won Seok adalah cinta pertamanya Tae Hee dari kecil tapi dia lebih memilih Shin Mi pada awalnya. Diantara ketiganya, Frontier yang bisnisnya paling kecil, maka untuk memenuhi ambisinya dan menyenangkan ayahnya Cho Won Seok rela melakukan segala hal. The Birth of the Rich menceritakan bagaimana ketiga perusahaan / keluarga tersebut saling bertautan dan berhubungan dengan kelahiran Choi Seok Bong serta siapa ayah dari Seok Bong sebenarnya. Seiring dengan terbukanya misteri itu, Seok Bong belajar untuk menjadi lelaki dewasa dan berubah dari seorang Bell Boy menjadi businessman. comment Like I said, gue masih belum bisa decide apakah gue suka kdrama ini atau engga. Tapi yang pasti sih drama ini udah ilang dari hard disk gue which mean no possibility of repetition in the future. So I guess the score will be around 7. I like the entire story of the drama, story wise the ending is good. Akhirnya rada ga ketebak dan yang pasti, it is a happy ending; so gue pasti suka lah itu. But I think that’s it! The only good thing that I can think of. I think if it was handled differently this drama could be so much better. I love Lee Shi Young as Bu Tae Hee here. Pertamanya gue rada ngerasa aktris ini aga over acting, tapi kemudian gue berubah pikiran… yang over acting adalah Bu Tae Hee, bukan Lee Shi Young nya. Dan ke-overacting-an itu dimainkan dengan pas dan malah jadi menggemaskan. Dan gue ngerasa Lee Shi Young ini ga takut keliatan jelek saat berakting, dengan kata lain dia total banget meranin Boo Tae Hee. I don’t really like the editing of this drama, terlalu terputus-putus dan loncat-loncat jadi terasa kurang kesinambungannya. Kadang gue ngerasa kesinambungan ini yang bisa menimbulkan emosi penonton. Nah karena editing nya loncat-loncat dan singkat-singkat, penonton jadi belum sempat timbul emosi  terhadap suatu adegan ketika tiba-tiba berubah ke adegan yang lain. Hal ini mungkin yang bikin gue ngerasa drama ini aga dragging dan boring di awalnya. Last but not least, I don’t really feel the chemistry of the leads. They both good looking, they both can act but they don’t convince me as a couple, that they are in love with each other. Because of this, I don’t see this drama as romantic drama… I focused more on the other side of the story… the mystery of Seok Bong’s Dad. Well walaupun aku ga suka dramanya… ga papa ya kalau di review disini. Karena kayaknya masih jarang yang nge-review drama ini. Udah dua aja nih… gue review drama yang gue ga suka. Abis gimana dong?? Bawaannya kalo review drama yang gue suka, gue pingin bahas sedetil-detilnya kayak City Hall. Mana semppeeettt!!?? Ini aja gue masih ada satu yang ga kelar-kelar. Doain ya bisa kelar.

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s