Such a Weird Concept called ‘Jodoh”

Jakarta, (Originally wrote on) 20 Februari 2007

Let me tell you about my weekend. The weekend that got me sick this past two days. Hehehehe… selama dua hari berturut gue harus deal ama hal-hal yang berhubungan dengan perjodohan. 3 pernikahan dan 1 hampir pernikahan alias lamaran.

Baru aja, gue online sama seorang temen gue (orang terkenal nama dirahasiakan. Hahahahaha..) dan dia (laki2 –> it is so much easier to do it in English sometimes!!) mengeluarkan statement seperti ini:

Jodoh gue udah terbang jauh ke langit, Bi.

Terus gue bilang ke dia. Paijo (bukan nama sebenernya walopun dua huruf pertama sama… hahahaha!!! Sorry P**k –> you know who you are) kalo emang dia jodoh lo, dia ngga bakal terbang dong. Konsep lo kebalik tuh. Dan dengan polosnya dia ngga ngerti gue ngomong apah.

Well, menurut gue yang namanya jodoh yha yang terakhir sama kita. Dan dia ngga akan terbang… soalnya kalo dia terbang berarti dia ngga sama kita dong?… artinya dia bukan jodoh kita. Iya kaan?? Or is it just my romantic side talking??

Menurut gue, dia hanya berpikir – dalam keadaan jatuh cinta – bahwa orang itu adalah jodohnya, jadi pas mereka ngga bisa jadi satu keluarlah statement itu. Yang menurut gue hanya membuat dia… apa ya?? kalo bahasa inggrisnya devastated kali ya. That is why, menurut gue, konsep dia soal jodoh kebalik. Seharusnya pada saat mereka ngga bisa bareng lagi… dia berpikir bahwa orang itu bukan jodohnya.

Sekali lagi, gue mikir… apa ini cuma sisi romantis gue yang keluar.

Lain gue.. lain nyokap gue yang rada skeptis soal cinta dan romantika. Hehehehe she is such a strong woman!!! Menurutnya, jodoh bisa berakhir. Itulah mengapa terjadi yang namanya perceraian. it is simply because: jodohnya udah sampe disitu. Hehehehe… mirip dialog di film persilatan cina yah?? maybe she got that philosophy from one of those “The Legend of Condor Heroes” series. Hehehehe… luv u Mum.

Well, gue pikir ngga akan ada yang pernah bener2 ngerti jodoh itu apa. Ada pasangan yang bisa sampe mati bareng, tapi ada juga yang berkali-kali kawin cerai… apa itu?? Apa mereka belum ketemu jodohnya? Atau ngga punya jodoh?? Atau jodohnya pendek berkali-kali? Trus kenapa mereka memutuskan untuk nikah awalnya?? Kepuasan semata kali yeee… hahahaha.

Well anyway, sekali lagi gue akan membiarkan sisi gue yang idealistis dan romantis bicara. Kayaknya niiiy… jodoh adalah sesuatu yang emang ditakdirkan buat kita. Yang kadang kalo dipikir pake logika ngga mungkin banget bisa kita temuin, tapi tiba-tiba aja dia (bisa she, he atau it) menghampiri dan membuat kita bahagia. Ulang… bisa membuat kita bahagia. Gue harus garisbawahin kata sakti terakhir itu, karena kalo sesuatu sudah buat kita ngga bahagia, sesuatu atau seseorang itu bukan jodoh kita. Karena, apalagi siy yang kita cari di dunia ini kalo bukan kebahagiaan??

Jadi kalo ada seseorang memutuskan untuk ngga menikah atau meninggalkan pasangannya untuk sesuatu hal yang bener-bener buat dia bahagia. Well, mungkin mereka ngelakuinnya buat jodoh bersatu dengan jodohnya. Don’t you think??

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s